Daerah

Siswa MTsN Bantaeng Jadi Imam Tarawih Di Nurul Khaer, Ajak Ramaikan Masjid

Foto Kontributor
Ahmad Mursyid Amri

Kontributor

Sabtu, 07 Maret 2026
...

Dampang (Kemenag Bantaeng) — Ramadan tahun ini menjadi momen istimewa bagi keluarga besar MTsN Bantaeng. Salah seorang muridnya mendapat amanah menjadi imam salat Tarawih di Masjid Besar Nurul Khaer, Kadang Kunyit, Bantaeng, pada Jumat (6/3/2026). Amanah tersebut dipantau langsung oleh muhafidz atau pembina tahfiz madrasah sebagai bagian dari program pembinaan keagamaan murid.

Pembina Tahfiz MTsN Bantaeng, Ustaz Arif, menyampaikan bahwa pendelegasian imam Tarawih ini merupakan program perdana madrasah dan direncanakan menjadi agenda rutin setiap bulan Ramadan.

“Program delegasi imam Tarawih ini adalah program perdana madrasah dan akan menjadi agenda rutin setiap tahun pada bulan Ramadan. Ini sebagai bagian dari pembinaan karakter serta penguatan kompetensi keislaman murid,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan rasa bangga kepada murid yang telah menjalankan amanah dengan baik di tengah masyarakat.

“Kami sangat bangga kepada murid yang telah bertugas menjadi imam Tarawih di tengah masyarakat. Semoga pada tahun berikutnya semakin banyak murid yang dapat kami delegasikan sehingga semakin luas manfaat yang bisa mereka tebarkan,” tambahnya.

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ajang praktik ibadah, tetapi juga menjadi sarana melatih kepemimpinan, keberanian, serta tanggung jawab sosial bagi para murid. Program delegasi imam Tarawih merupakan bentuk nyata pembinaan karakter sekaligus peningkatan kompetensi murid, khususnya mereka yang menekuni kelas tahfiz Al-Qur’an di madrasah.

Tahun ini, murid yang mendapat delegasi untuk bertugas sebagai imam Tarawih adalah Firman dari kelas IX D. Dengan penuh tanggung jawab, ia memimpin salat Tarawih dengan melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an secara tartil dan penuh penghayatan. Kehadirannya menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah. Di usia muda, ia telah tampil percaya diri di mihrab, memimpin jamaah dari berbagai kalangan usia.

Firman mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya saat ditemui setelah pelaksanaan salat Tarawih malam itu.

“Alhamdulillah, saya merasa sangat bangga bisa mendapat amanah menjadi imam. Ini pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saya berharap program ini terus dilaksanakan dan semakin banyak murid yang didelegasikan untuk menjadi imam masjid,” ungkapnya.

Ia juga mengajak teman-teman seusianya untuk lebih aktif memakmurkan masjid.

“Untuk teman-teman seusia saya, mari kita ramaikan masjid bersama,” ajaknya.

Delegasi imam Tarawih ini menjadi langkah awal bagi para murid untuk menapaki jalan panjang pengabdian kepada umat. Dari mihrab masjid mereka belajar memimpin, dari lantunan ayat suci mereka menebar cahaya. Ramadan ini pun menjadi momentum lahirnya generasi penerus yang siap menjadi kebanggaan masyarakat, bangsa, dan agama.

(Humas MTsN Bantaeng)

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default