Provinsi

Syiar Ramadan Bersama Ulama Al-Qur’an Berlanjut Di Maros

Foto Kontributor
Andi Baly

Kontributor

Rabu, 11 Maret 2026
...

Maros (Kemenag Sulsel) — Rangkaian kegiatan Syiar Ramadan bersama Ulama Al-Qur’an di Sulawesi Selatan terus berlanjut. Kali ini kegiatan dipusatkan di Rumah Jabatan Wakil Bupati Maros dengan agenda buka puasa bersama yang dihadiri unsur pemerintah daerah, Kementerian Agama, serta para ulama Al-Qur’an, Senin, 10 Maret 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Maros yang diwakili oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Maros bersama Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra). Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maros serta Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf (Penaiszawa) Kanwil Kemenag Sulsel yang mendampingi para ulama Al-Qur’an asal Mesir dalam rangkaian safari dakwah Ramadan.

Suasana kebersamaan terasa hangat saat para tamu undangan melaksanakan buka puasa bersama di Rumah Jabatan Wakil Bupati Maros. Momentum ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan para ulama dalam memperkuat syiar Islam di bulan suci Ramadan.

Asisten I Setda kabupaten Maros. H. Amiruddin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan syiar Ramadan yang menghadirkan ulama Al-Qur’an. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi penguat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Maros sangat menyambut baik kegiatan ini. Kehadiran para ulama Al-Qur’an memberikan motivasi bagi masyarakat untuk semakin mencintai Al-Qur’an dan memakmurkan masjid, khususnya di bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maros, H. Nur Halik menyampaikan bahwa kegiatan safari dakwah bersama ulama Al-Qur’an merupakan bagian dari upaya memperkuat syiar Islam dan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan semangat masyarakat untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an, tidak hanya pada bulan Ramadan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Sulsel, H. Mulyadi menegaskan bahwa program syiar Ramadan bersama ulama Al-Qur’an ini merupakan bagian dari upaya memperkuat dakwah dan literasi Al-Qur’an di masyarakat.

“Momentum Ramadan harus dimanfaatkan untuk memperkuat kecintaan umat terhadap Al-Qur’an. Kehadiran para syekh diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas ibadah dan pengamalan Al-Qur’an,” tuturnya.

Setelah berbuka puasa, rombongan kemudian melaksanakan salat Isya berjamaah di Masjid Al-Markaz Maros. Pada kesempatan tersebut, lantunan ayat suci Al-Qur’an dibacakan oleh Syekh Mus Sayyid Hamid dengan suara merdu yang menambah kekhusyukan suasana malam Ramadan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ceramah dakwah yang disampaikan oleh Syekh Asyraf Ibrahim. Dalam tausiyahnya, ia mengajak para jamaah untuk mempersiapkan diri menyambut sepuluh malam terakhir Ramadan sebagai momentum terbaik untuk meraih keutamaan Lailatul Qadar.

“Sepuluh malam terakhir Ramadan adalah kesempatan besar bagi setiap muslim untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Oleh karena itu, mari kita memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur’an, serta meningkatkan kualitas amal agar dapat meraih kemuliaan Lailatul Qadar,” pesannya kepada para jamaah.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pelaksanaan salat tarawih berjamaah di Masjid Al-Markaz Maros yang dipimpin langsung oleh kedua syekh secara bergantian. Lantunan bacaan Al-Qur’an yang indah dari para imam semakin menambah kekhusyukan ibadah malam tersebut.

Melalui kegiatan Syiar Ramadan bersama Ulama Al-Qur’an ini, diharapkan semangat masyarakat untuk semakin mencintai Al-Qur’an dan memakmurkan masjid selama bulan suci Ramadan terus meningkat, khususnya dalam memaksimalkan ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan. (Wahyadi)

Editor: Andi Baly

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default