Tepuk RQQ Tandai Komitmen KUA Buki Cetak Pilar Keluarga Sakinah Yang Maslahat
Kontributor
Buki
(Kemenag Selayar) — Komitmen menghadirkan pembinaan remaja yang berdampak nyata
bagi masyarakat terus digelorakan Kantor Urusan
Agama Kecamatan Buki melalui program BRUS (Bimbingan Remaja Usia
Sekolah) dalam gerakan The Most KUA (Move for Sakinah Maslahat), Rabu
(4/3/2026) di SMPN 14 Bontonumpa Kepulauan
Selayar.
Kegiatan
ini merupakan tindak lanjut dari arahan Direktorat
Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam melalui Surat Direktur Bina KUA dan
Keluarga Sakinah tentang pelaksanaan Program The Most KUA pada Ramadan 1447
H/2026 M. Lebih dari sekadar agenda rutin, BRUS hadir sebagai ruang edukatif
untuk membekali remaja dengan fondasi karakter yang kokoh, religius, dan
berdaya saing.
Pada
sesi pertama, materi yang disampaikan berfokus pada pembentukan konsep diri
yang sehat, membangun jembatan harapan, memahami tantangan dan problematika
remaja masa kini, serta memperkuat konsep diri remaja dalam perspektif Islam.
Pendekatan ini dirancang agar siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi
juga matang secara emosional dan spiritual.
Suasana
pembinaan berlangsung dinamis. Materi diselingi dengan ice breaking dan
permainan edukatif yang mendorong kekompakan dan keberanian tampil. “Tepuk RQQ
(Remaja Qeren Qur’ani)” menggema di ruangan, membangun semangat kolektif bahwa
menjadi remaja yang Qur’ani adalah pilihan yang membanggakan dan relevan dengan
zaman.
Lebih
jauh, para peserta diajak mengenali potensi diri, menyusun perencanaan masa
depan, serta menganalisis persoalan remaja di lingkungan sekitar. Mereka
menuliskan, mengilustrasikan, lalu mempresentasikan temuan dan gagasannya di
depan teman-teman. Proses ini melatih kepekaan sosial, kemampuan komunikasi,
serta keberanian menyampaikan solusi.
Remaja
yang memiliki kesadaran diri, religiusitas yang kuat, dan sikap moderat
(wasathiyah) akan tumbuh menjadi generasi yang bijaksana, bertanggung jawab,
serta mampu menjadi agen kebaikan di tengah lingkungan. Dampaknya, masyarakat
akan merasakan hadirnya generasi muda yang tidak mudah terpengaruh arus negatif
dan justru aktif membangun harmoni sosial.
Program
The Most KUA sendiri tidak berhenti pada BRUS. Pembinaan juga menyasar
Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) serta Kelompok Keluarga Muslim. Sinergi
program ini memperlihatkan peran KUA yang semakin luas: tidak hanya mengurusi
administrasi pernikahan, tetapi juga membina remaja dan keluarga agar tumbuh
menjadi pilar keluarga sakinah yang maslahat. (SY/BI)