Daerah

Terkendala Listrik Dan Jaringan, Rumah Kepala MTsN 2 Selayar Jadi Ruang Gladi Bersih TKA

Foto Kontributor
HUMAS KEMENAG SELAYAR

Kontributor

Rabu, 11 Maret 2026
...

Bontoharu (MTsN 2 Kepsel) -- Pagi Rabu, 11 Maret 2026, seharusnya menjadi momentum penting bagi para siswa MTsN 2 Kepulauan Selayar yang mengikuti Gladi Bersih Tes Kompetensi Akademik (TKA). Kegiatan simulasi ini dirancang sebagai persiapan menghadapi asesmen akademik yang akan menentukan langkah pendidikan mereka ke depan.

Namun, rencana yang telah disusun rapi sejak awal harus diuji oleh realita. Kendala jaringan internet di madrasah tiba-tiba muncul, membuat proses gladi bersih terancam tertunda. Situasi tersebut menuntut langkah cepat agar para siswa tetap dapat mengikuti simulasi ujian secara daring.

Tanpa membuang waktu, pihak madrasah segera mengambil keputusan penting. Pusat pelaksanaan ujian dipindahkan ke rumah Kepala Madrasah yang memiliki jaringan internet lebih stabil. Rumah yang biasanya menjadi ruang keluarga yang tenang, mendadak berubah menjadi “markas digital darurat”.

Ruang tamu dipenuhi deretan laptop. Para siswa duduk berjejer dengan penuh konsentrasi, menatap layar sambil mempersiapkan diri mengikuti gladi bersih. Suasana yang tidak biasa itu justru menghadirkan semangat baru. Di antara dinding rumah yang hangat, para siswa tetap fokus mengerjakan soal dengan tekun.

Tantangan ternyata belum berhenti di situ. Saat ujian berlangsung, langit tiba-tiba diselimuti awan mendung dan hujan mulai turun. Tak lama kemudian, listrik di wilayah tersebut padam total. Pendingin ruangan berhenti berputar dan lampu-lampu padam, menyisakan cahaya alami yang masuk dari jendela.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para siswa. Berkat kesiapan perangkat yang telah terisi penuh, layar laptop tetap menyala. Sistem ujian pun tetap berjalan tanpa terputus. Tidak terlihat kepanikan. Yang ada hanyalah ketenangan dan tekad untuk menyelesaikan setiap butir soal hingga tuntas.

Peralihan jaringan ke koneksi cadangan dan tethering mandiri memastikan sesi ujian tetap berlangsung. Para siswa tetap berada dalam status login dan seluruh progres jawaban yang telah diinput tersimpan aman di server pusat.

Kepala Madrasah yang memantau langsung jalannya kegiatan menyampaikan apresiasi atas ketangguhan para siswa dan guru yang mampu beradaptasi dengan berbagai keterbatasan. “Listrik boleh padam, jaringan boleh terkendala, namun akses menuju masa depan tidak boleh tertutup,” ujarnya penuh makna.

Gladi bersih TKA pada 11 Maret 2026 itu pun menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi seluruh peserta. Bukan karena gangguan yang terjadi, melainkan karena semangat, kolaborasi, dan kerja keras bersama yang memastikan setiap siswa tetap dapat mengikuti ujian hingga selesai.

Peristiwa ini menjadi bukti bahwa komitmen madrasah dalam memberikan layanan pendidikan terbaik kepada peserta didik tidak pernah padam—sekalipun listrik sempat meredup.(HW/SY)

 

Editor: Andi Baly

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default