Ujian Madrasah Berbasis Android Di Sulsel Dimulai, Berlangsung Tertib Dan Lancar
Kontributor
Sulawesi Selatan —(Humas Kemenag ) Pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) Tahun Pelajaran 2025/2026 mulai dilaksanakan di sejumlah madrasah yang tersebar di wilayah Sulawesi Selatan. Ujian tahun ini mengusung sistem berbasis android, sebagai bagian dari upaya transformasi digital dalam dunia pendidikan madrasah.
Pelaksanaan UM ini dilaksanakan sesuai dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 751 Tahun 2026 tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Madrasah. Dengan berpedoman pada regulasi tersebut, seluruh madrasah diharapkan mampu menyelenggarakan ujian secara terstruktur, terstandar, dan akuntabel.
Berdasarkan laporan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, pelaksanaan UM dimulai dari jenjang Madrasah Aliyah (MA) pada bulan April, kemudian disusul oleh jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI), baik negeri maupun swasta, yang berlangsung pada rentang bulan April hingga Mei 2026.
Dalam pelaksanaannya, pengawas madrasah yang telah diberikan tugas secara khusus turut melakukan pemantauan langsung di lapangan. Mereka memastikan seluruh proses ujian berjalan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan, mulai dari kesiapan perangkat, jaringan, hingga kedisiplinan peserta ujian.
Ketua Tim Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Abd Rahman, juga turut melakukan pemantauan di beberapa titik pelaksanaan ujian. Katim Kursis menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan ujian madrasah tahun ini berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.
“Alhamdulillah, pelaksanaan ujian madrasah berbasis android di beberapa madrasah di Sulawesi Selatan dapat berjalan dengan baik. Ini menunjukkan kesiapan madrasah dalam mengadopsi teknologi untuk mendukung proses evaluasi pembelajaran,” ujarnya.
Lebih lanjut, H. Abd Rahman berharap seluruh siswa yang mengikuti ujian akhir madrasah dapat memperoleh hasil yang memuaskan sesuai dengan usaha dan kerja keras yang telah dilakukan selama ini.
“Semoga para siswa mendapatkan nilai terbaik dan mampu melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya dengan penuh semangat dan kepercayaan diri,” tambahnya.
Pelaksanaan ujian madrasah berbasis digital ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan, sekaligus menjadi langkah maju dalam menciptakan sistem evaluasi yang lebih efektif, efisien, dan transparan di lingkungan madrasah.(AR)