Provinsi

Validasi Data Jadi Prioritas, Kemenag Sulsel Matangkan Pelaksanaan TKA Madrasah

Foto Kontributor
Wardiah

Kontributor

Jumat, 27 Februari 2026
...

Makassar (Kemenag Sulsel) — Guna memastikan akurasi data serta kesiapan pelaksanaan asesmen pada satuan pendidikan madrasah, Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Pemutakhiran dan Validasi Data Peserta Ujian Madrasah serta Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) Madrasah.

Kegiatan yang secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid akan berlangsung pada 27–28 Februari hingga 1 Maret 2025 di Hotel Aerotel Smile Losari dan diikuti oleh 246 peserta, yang terdiri dari Kasi Penmad/Pendis Kabupaten/Kota, Kepala Madrasah Negeri dan Operator dari berbagai kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

Dalam arahannya, Kakanwil Kemenag Sulsel menegaskan bahwa validasi dan pemutakhiran data bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi bentuk tanggung jawab moral untuk menjamin hak-hak peserta didik.

“Validasi dan pemutakhiran data peserta ujian bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi bentuk tanggung jawab kita dalam menjamin hak-hak peserta didik. Data yang akurat akan melahirkan kebijakan yang tepat dan pelaksanaan ujian yang kredibel,” tegasnya.

Ia mengingatkan agar tidak ada satu pun siswa yang kehilangan hak mengikuti ujian hanya karena kelalaian dalam pengelolaan data. Satu kesalahan kecil, menurutnya, dapat berdampak besar bagi masa depan anak-anak madrasah.

Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, Kakanwil juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala madrasah dan operator yang selama ini menjadi garda terdepan pengelolaan data EMIS. Ia menekankan pentingnya perhatian terhadap peran operator sebagai tulang punggung sistem informasi pendidikan madrasah.

Selain pembahasan teknis, Kakanwil juga menitipkan pesan menjelang Ramadan dan masa libur madrasah. Ia mengingatkan agar seluruh satuan pendidikan mengamankan Barang Milik Negara (BMN) selama libur panjang, serta mendorong madrasah yang berada di jalur strategis untuk membuka akses sebagai “madrasah ramah pemudik”.

Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama adalah barometer moral bangsa. Karena itu, kepala madrasah dan seluruh ASN Kemenag harus menjadi duta integritas dan keteladanan.

Dalam arahannya, Ali Yafid juga mengangkat konsep ekoteologi dan kurikulum cinta, yakni membangun kesadaran bahwa seluruh ciptaan adalah tanda kebesaran Allah SWT, yang harus dijaga dan dirawat dengan penuh kasih.

“Kesadaran bahwa seluruh alam bertasbih kepada Allah SWT harus melahirkan kepedulian terhadap lingkungan, penataan madrasah yang bersih, hijau, dan penuh empati,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel, H. Wahyuddin Hakim, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menyinkronkan dan memvalidasi data peserta Ujian Madrasah serta memantapkan kesiapan teknis pelaksanaan TKA Madrasah Tahun 2025.

“Kami ingin memastikan seluruh data peserta benar-benar valid, baik dari sisi identitas, jenjang, maupun kesiapan sistem. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang penguatan teknis mekanisme pelaksanaan TKA agar berjalan tertib, transparan, dan akuntabel,” jelasnya.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi teknis pemutakhiran data, simulasi validasi sistem, pembahasan regulasi, serta standar operasional prosedur pelaksanaan Ujian Madrasah dan TKA Madrasah.

Pada kesempatan tersebut juga diberikan Penghargaan kepada UC (User Champion) Kabupaten/Kota Semester Ganjil Tahun Anggaran 2025 se-Provinsi Sulawesi Selatan dalam tiga kategori:
🏆 BAP EMIS Tercepat (Jumlah 100 Lembaga ke Atas)
Maros
Pinrang
Bulukumba
🏆 BAP EMIS Tercepat (Jumlah 100 Lembaga ke Bawah)
Parepare
Kepulauan Selayar
Palopo
🏆 BAP EMIS Tercepat 10 Kabupaten/Kota
Maros
Pinrang
Parepare
Kepulauan Selayar
Bulukumba
Wajo
Pangkep
Takalar
Jeneponto
Palopo

Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh kabupaten/kota untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola data pendidikan madrasah.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya dalam menghadirkan tata kelola pendidikan madrasah yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada mutu layanan pendidikan bagi peserta didik.

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default