Kabid Urais dan Binsyar : KUA Pusaka Agar Tingkatkan Kualitas Layanan

Makassar, HUMAS SULSEL ~ Sebagai KUA revitalisasi dan Pusat Layanan Keagamaan (Pusaka),  banyak program dilaksanakan sebagai  upaya peningkatan kualitas layanan keagamaan, dan peningkatan kualitas umat beragama.

Hal ini dikatakan Kepala Bidang Urais dan Binsyar, H. Muhammad Tonang saat menyampaikan materi pada Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga di KUA Kecamatan Biringkanaya, Selasa, 20 September 2022.


Menurut Muhammad Tonang,  yang juga Plt. Kepala Kemenag Kota Makassar, KUA Pusaka dalam kaitannya dengan  revitalisasi KUA,  tidak bisa dipisahkan satu sama lain, baik sebagai fungsi manajerial maupun fungsi kepenghuluan.

Dikatakan, KUA Biringkanaya sebagai KUA model (Percontohan) yang dilaunching Mei 2021 bersama enam KUA Model lainnya di Indonesia, perlu terus pembenahan baik dari segi sarana dan prasarana,  maupun SDM yang ada.

"Dua hal ini perlu perhatian kita semua di Kemenag,  untuk mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas layanan di atas rata rata KUA yang ada,"  ujar Muhammad Tonang.

Kabid Urais meminta seluruh staf, penghulu dan setiap stakeholder yang terlibat dalam mendorong upaya peningkatan KUA revitalisasi dapat bekerja sama memberikan pelayanan yang terbaik sebagai tugas-tugas keumatan.

Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, H. Abdul Gaffar yang juga hadir,  memaparkan program pemberdayaan ekonomi umat di KUA Kecamatan Biringkanaya kota Makassar, menjadi program strategis,  yang harus mendapat pemantauan dan pembinaan.

"KUA Biringkanaya menjadi barometer KUA di Sulsel,  mendapat kepercayaan dalam revitalisasi KUA,"  tutur Abdul Gaffar.

Dia mengatakan, peran serta penyuluh agama Islam (PAI) dalam mendampingi dan mengayomi masyarakat secara berkala,  dalam melakukan pembinaan menjadi sebuah keharusan.

Dia juga berharap,  penyuluh pendamping bisa bersinergi dengan semua stakeholder dalam mereviw, atau berdiskusi secara berjenjang dalam rangka peningkatan kualitas,  dan secara bersama sama mencari solusi yang terbaik.


"Penyuluh agama juga berperan terhadap pembinaan mental bagi pelaku usaha ekonomi,  dalam meningkatkan kesejahteraan," urai  Abdul Gaffar pada acara yang dibuka Plt. Kepala Kemenag Kota Makassar yang juga Kabid Urais dan Binsyar Kanwil Kemenag Sulsel, H. Muhammad Tonang.

Selain Kabid Penaiszawa, tampil membawakan materi Ketua I Baznas Kota Makassar, Ahmad Taslim,   dan dari unsur Lakpesdam NU yang juga salah satu pelaku usaha di kota ini.

Hadir Analis Kebijakan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Bakri, Kasubbag TU Kemenag Makassar, H. Abdul Rafik, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Makassar, Hj. Fatmawati, dan kegiatan ini diikuti utusan penyuluh pendamping pemberdayaan ekonomi umat KUA Biringkanaya, para pelaku usaha penerima manfat/bantuan, utusan KUA Biringkanaya, Kemenag Kota Makassar dan Kanwil Kemenag Sulsel. (Sudir)


Wilayah LAINNYA