KUA Kec. Masamba

Dakwah di Pegunungan, Penyuluh Agama Islam Masamba Bahu Membahu

Masamba, (Humas-Lutra) - Kamis 30/11/2023, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara melakukan tour dakwah ke Desa Sepakat salah satu daerah binaan yang berada di wilayah terpencil daerah pegunungan. Jika kita balik kebelakang, napak tilas dakwah para wali dan ulama terdahulu metode seperti ini cukup memberikan pengaruh besar untuk perkembangan dan perluasa dakwah Islam

Perjalanan  yang cukup menguji adrenalin  dipimpin langsung  Abdul Hamid S.Ag Ketua IPARI (Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia) Kab Luwu Utara dengan membawa serta rombongan terdiri dari Penyuluh Agama Islam ASN,P3K dan Non ASN  mengendarai kendaraan roda dua melewati beberapa titik extrim yang menguji adrenalin

Meskipun medannya demikian, para penyuluh tetap semangat.  Menikmati setiap perjalanan untuk dijadikan memori. Sebelumnya dalam sepata kata Hamid berpesan "ingat Bapak Ibu, seperti kita ketahui  bahwa dipundak penyuluh, Negara menitipkan amanah mengemban misi yang sangat mulia “ tuturnya.

“Saya berharap melalui amanah ini kita mampu saling bahu membahu untuk menyampaikan kalimatul haq. Kehadiran kita di sana  telah sangat  dirindukan oleh Masyarakat, dan merupakan angin segar bagi mereka” sambung Hamid  penuh semangat.

Kedatangan para penyuluh disambut sukacita oleh Masyarakat setempat. Sumarti selaku Ibu desa mewakili ketua majelis taklim menyapaikan rasa gembiranya lantaran para penyuluh yang hadir lebih banyak dari yang mereka perkirakan sebelumnya.  “Alhamdulillah kita merasa bersyukur sekali dan merasa sangat gembira karena kita kembali dipertemukan, “ tuturnya. “Bukan maksud berlebihan tapi kami betul betul merasa seperti mendapatkan seteguk air disaat saat dahaga” sambungnya lagi.

Agak sedikit lawas dan berhiperbola beliau bertutur lagi “penyuluh yang ada didepan kita ini siap membantu untuk memberikan solusi dan jalan keluar dari setiap permasalahan kita,mereka saat ini sudah siap menjadi slogan pegadaian mengatasi masalah tanpa masalah" ujarnya yang kemudian disambut  tawa para hadirin .

Acara tidak hanya sampai disini saja, selepas pengajian mereka disuguhi santap siang kapurung  makanan khas Luwu Utara. Makan di wilayah pegunungan menjelang senja begitu nikmat ditambah lagi destinasi alam sekitar lupa sejenak dengan penatnya kegiatan diluar sana.

Kemanisan dakwah yang dilakukan secara bahu membahu dan konsep dakwah yang sudah dibangun diterima sukacita oleh masyarakat, memberikan motivasi untuk terus berinovasi. Kehadiran penyuluh memberikan rasa ada yang mengayomi, menjawab kebutuhan ruhani masyarakat, sehingga terbentuk sebuah peradaban aman, tentram, cerdas dan religious. (Nugi/Nrd)


Daerah LAINNYA