Di MTsN 2, Kakan Kemenag Bone Ibaratkan Siswa Seperti Emas

Kakan Kemenag Bone sampaikan sambutan pada acara penamatan siswa MTsN 2 Bone

Pompanua, (Humas Bone) – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Bone gelar penamatan siswa untuk tahun ajaran 2021/2022. Kegiatan dikemas secara sederhana di madrasah tersebut di Kelurahan Pompanua Kecamatan Ajangale pada Selasa (7/6/2022).

Kegiatan ini dihadiri langsung Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bone Wahyuddin Hakim, para pemerintah setempat, Ketua Komite MTsN 2 Bone, para siswaakan ditamatkan serta orang tua siswa.

Tahun ini, MTsN 2 Bone tamatkan siswa sebanyak 157 orang, antaranya 73 laki-laki dan perempuan 84 orang. Kegiatan penamata berjalan dengan lancar dengan berbagai acara. Mulai penjemputan tamu, penampilan tari-tarian, hadroh serta seni lainnya, pemberian reward kepada alumni terbaik serta tes hafalan al Quran kepada siwa.

Kepala Kantor Kemenag Bone Wahyuddin Hakim dalam sambutannya, mengajak para pendidik dan tenaga kependidikan untuk memajukan madrasah. Disamping itu, torehan prestasi harus juga dipunguk melalui karya-karya dalam pengabdian.

“Teruslah Bapak Ibu berkarya, mengabdi karena pengabdian Bapak Ibu  adalah ibadah,” ujarnya.

Sementara untuk para siswa yang mengikuti penamatan, Kelapa Kantor Kemenag Bone katakan patut untuk berbangga kerena menjadi alumni madrasah. Masyarakat paham jika alumni madrasah dibekali ilmu agama yang memadai sehingga berperilaku muliah dan berkarakter.

“Anak-anaku sekalian yang menjadi alumni madrasah, hari ini kalian patut berbangga. Sebagai alumni madrasah, masyarakat meyakini jika kalian sopan dan berkarakter karena di madrasah diajarkan pendidikan karakter, diajarkan bagaimana perilaku tabe’-tabe’,” ungkapnya.

Sebagai ungkapan kepada para alumni sebagai bekal sebelum melangkahkan kaki meleati batas gapura madrasah, Kepala Kantor Kemenag Bone mengibaratkan murid itu seperti emas dan guru sebagai timbangan mentukan kemahalannya.

Murid itu ibarat emas dan guru adalah timbangan. Emas itu mahal karena ada timbangan yang menentukan, emas itu berharga karena ada hasil timbangan, jadi kalian ada karena guru. Maka diluar tetap hargai dan hormati para gurumu,” pesan puitis Kepala Kantor Kemenag Bone kepada para alumni. (ahdi)


Daerah LAINNYA