Flashback Asesmen Nasional Di Madrasah, Begini Alur Pikir Cerdas Muh. Nurdin A.N Kamad MTsN Kota Palopo

Illustrasi Foto (Kemenag RI Provinsi Sulawesi Selatan)

Palopo, (Humas Palopo) - Saat di konfirmasi kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri model Palopo, Muh. Nurdin A.N terkait perkembangan hasil dari Asessmen Nasional di Madrasah yang di selenggarakan oleh Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Prov. Sulsel Minggu lalu 04/03/21

Beliau pun memaparkan tentang bagaimana dirinya memahami serta mampu memproyeksikan akan esensi dari Asessmen Nasional yang butuh implementasi pada Madrasah. 

Sebagai Kepala Madrasah harus mampu memahaminya serta mampu berkolaborasi terhadap lajunya perubahan di masa pandemik ini, oleh karena itu kita butuh  kerja pemikiran cerdas dan berkualitas dalam menyikapi  segala perubahan agar mampu mempertahankan kualitas mutu pendidikan di Madrasah. 

Rabu, 10/03/21 di MTsN Model Kota Palopo Muh. Nurdin A.N menjelaskan bahwa di tahun 2021 ini Ujian Nasional tentunya akan diganti menjadi  Asesmen Nasional, hal ini sebagai bagian dari kebijakan dari merdeka belajar,,sebagai penanda perubahan paradigma evaluasi pendidikan dimana tujuan utama dari Ujian Nasional diganti agar bagaimana mendorong perbaikan mutu pendidikan dan hasil belajar peserta didik utamanya di MTsN Model Kota Palopo,

Agar perubahan yang mendasar pada Asesmen Nasional adalah tidak lagi mengevaluasi capaian peserta didik secara individu, akan tetapi mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa Input, Proses dan Hasil.

Dirinya juga mengatakan bahwa potret layanan dan kinerja setiap Madrasah tentu berasal dari hasil Asesmen Nasional, oleh karena itu beliau mengajak kita semua untuk bersama sama merefleksikan percepatan perbaikan mutu pendidikan di Madrasah ,

Menurut Kepala MTsN Model Kota Palopo dimana ada tiga aspek dari Asessmen Nasional yang perlu kita cermati yaitu AKM, untuk mengukur capaian peserta didik dari hasil kognitif yaitu

  1. literasi dan numerasi 
  2. Survei karakter , yang mengukur capaian peserta didik dari aspek sosial nya.
  3. Survei lingkungan belajar yang tentunya untuk mengevaluasi dan memetakan aspek pendukung kwalitas pembelajaran di lingkungan madrasah.

Dari situlah kita dapat meng ekstrak berbagai cara dalam implementasi kerja dan pikiran secara aktual agar kualitas tetap berbanding lurus dengan tujuan Madrasah dalam menjaga kualitas mutu peserta didik pada Madrasah. (Nurdin/rdp) 


Daerah LAINNYA