Hadiri gelaran P5 dan PPRLA MAN Pangkep, ini harapan Nur Halik

Ma'rang (Humas Pangkep) -- Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pangkajene dan Kepulauan menggelar acara Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) & Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (PPRLA) MAN Pangkajene dan Kepulauan Tahun Pelajaran 2023/2024 dengan mengangkat tema "Kearifan Lokal (Adat Istiadat dan Kue Tradisional Perkawinan Bugis Pangkep)" yang digelar di Aula MAN Pangkep. Rabu, 22/11/2023.

Hadir pada acara tersebut, Kakan Kemenag Kab. Pangkep H. Muhammad Nur Halik sekaligus membuka acara P5 dan PPRLA ini, Kepala MAN Pangkep H. Hafid, Kepala MTsN Ma'rang Umar, serta seluruh warga MAN Pangkep baik Tenaga Pendidik maupun Siswa/Siswi turut meramaikan kegiatan ini.

Kepala MAN Pangkep H. Hafid dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini adalah salah satu bagian dari Kurikulum Merdeka. Pada kegiatan ini, para siswa/siswi akan memperkenalkan macam-macam penganan yang biasa disajikan pada saat mengadakan pesta pernikahan di Kab. Pangkep khususnya di Kec. Ma'rang.

Lebih lanjut Kamad MAN Pangkep ini menjelaskan bahwa siswa/siswi juga akan memperaktekkan rangkaian prosesi pernikahan sesuai dengan Adat Bugis Pangkep yang biasa dilakukan mulai dari Mammanu'manu', Mappese-pese, Massuro/Madduta, Mappettu Ada, Mappasau Botting, Mappanre Temme, Mappacci, Mappasili, Mappenre Botting dan Madduppa Botting, Mappasikarawa, Mapparola, dan yang terakhir Ziarah dan Massita Besseng. Kemudian dalam adat pernikahan di Kab. Pangkep ada juga namanya Kaddo Caddi atau pesta kedua.

Hafid juga menjelaskan bahwa pada kegiatan ini, para dewan guru dan siswa/siswi lainnya diumpamakan sebagai tamu undangan. Nantinya para tamu undangan ini akan datang Massolo pada saat pesta. Massolo adalah merupakan salah satu bentuk sumbangsi kepada orang yang melakukan pesta pernikahan yang memiliki tujuan untuk meringankan beban belanja pemilik acara pesta. Nantinya para tamu undangan akan memasukkan amplop passolo'nya ketempat yang telah disediakan, dan nantinya hasil dari passolo tersebut akan dikumpulkan dan akan dipergunakan sebagai biaya tambahan untuk pembangunan Masjid yang sementara ini dibangun di MAN Pangkep.

Sementara itu ditempat yang sama dalam sambutan dan arahannya, Kakan Kemenag Kab. Pangkep H. Muhammad Nur Halik mengatakan bahwa budaya lokal ini sangatlah penting untuk diberitahukan ke siswa/siswi kita. Sehingga siswa/siswi diharapkan dapat mengetahui, memahami dan menghargai adat suku dan budaya yang ada didaerah kita ini.

Sebelum menutup sambutannya pada acara ini, tak lupa Nur Halik menekankan kepada seluruh ASN Kemenag yang ada di MAN Pangkep ini agar dalam Pemilu 2024 mendatang kita sebagai aparatur negara termasuk ASN harus netral dalam kontestasi Pemilu dan Pilpres 2024. Para aparatur negara dilarang keras memihak salah satu kontestan atau terlibat dalam kegiatan politik praktis apapun."Pungkasnya. (AJL)


Daerah LAINNYA