Binwin Bimas Islam

Masa Pubertas Remaja, dapat Bimbingan dari Kemenag Lutim

Tomoni Timur, (Humas KUA Tomtim) - Untuk memberi pemahaman tentang prinsip perkembangan anak dan pola pengasuhan anak dalam Islam sehingga memiliki kesepakatan dengan pasangan mengenai prinsip pengasuhan anak yang akan diterapkan dalam keluarga, Kemenag Kab. Luwu Timur menggelar kegiatan bimbingan perkawainan pranikah bagi remaja usia sekolah di Aula Kantor Camat Tomoni Timur pada Selasa, (14/06/22) . 

Sebagai pembicara dalam kegiatan ini Rusdi Daming (kepala KUA Kec. Mangkutana), Yahya (Kepala KUA Kec. Wotu), Penyuluh PLKB Kec. Tomtim serta para para pemateri lain. Peserta Yang yang hadir adalah siswa-siswi SMAN 10 Luwu Timur.

Rusdi Daming dalam materinya tentang perencanaan perkawinan, lebih menyoroti tentang hal ikhwal masa remaja, menurutnya remaja memiliki karakteristik yang kusus dan berbeda dengan manusia dewasa.

“Remaja memiliki ciri diantaranya mereka mulai mengalami banyak perubahan, fisik dan secara seksual mulai matang, emosi dan terkadang “fluktuatif”,minat,nilai dan kebanyakan mereka bersikap ambivalen dalam menghadapi perubahan yang terjadi,” tuturnya.

Dia juga menegaskan bahwa masa remaja yang juga disebut dengan masa puberitas itu memiliki perkembangan fisik yang sangat menonjol, perkembangan emosi yang sangat labil dan pada masa ini mereka sedang mengalami masa pengenalan dirinya.

“Masa remaja yang juga disebut dengan masa pubertas itu akan muncul rasa kecemasan terkait perkembangan fisiknya, sekaligus bangga bahwa ia bukan anak-anak lagi, emosinya sangat labil akibat dari perkembangan hormon-hormon seksualnya, keinginan terkait seksual juga mulai kuat munculnya,” tegasnya.

Sedangkan Irhami Latifah (Guru SMAN 10 Luwu Timur) Yang Setia mendampingi siswa-siswi selama kegiatan berlangsung mengatakan bahwa pihaknya sangat berterimakasih pada kementerian agama kab. Luwu Timur yang telah memilih Sekolahnya untuk kegiatan bimbingan perkawinan pra nikah bagi remaja usia sekolah, menurutnya adanya kegiatan ini maka siswanya dapat mengambil manfaat bagi kehidupannya.

“ Siswa yang kami ikutkan kegiatan itu adalah kelas XI yang tingkat kedewasaanya sudah cukup, usia yang sangat strategis ketika mereka mendapatkan pencerahan tentang pentingnya memahami hal-ihwal pernikahan yg sesuai syariat Islam sehingga dapat meraih kebahagiaan dan kesuksesan hidup,” terangnya.

Dia juga menjelaskan bahwa remaja usia sekolah di era digital sekarang ini sangat rawan thd dampak negatif dari pesatnya perkembangan teknologi informasi. Tidak sedikit remaja yg terjerumus pergaulan bebas karena tdk bisa mengendalikan diri dr arus teknologi informasi.

“Bimbingan pra nikah ini, diharapkan para siswa akan lebih hati-hati dan selektif memanfaatkan teknologi informasi karena memahami akibat buruk bagi kehidupan masa depan mereka kelak, bimbingan ini tentunya melengkapi bekal ilmu yang mereka dapatkan selama belajar di sekolah, yang nantinya akan dilanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi maupun yang akan memasuki dunia kerja,” pungkasnya. 

Turut hadir dalam kegiatan ini Abdul Mukid Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF), Serta Para Penyuluh Agama Islam Non PNS Pada KUA Kecamatan Tomoni Timur, Penyuluh PLKB Kecamatan Tomoni Timur, Serta Para Panitia dari Seksi Bimas Islam Malili (Shul/yQ)


Daerah LAINNYA