Revitalisasi KUA

KUA Tanete Riattang Terima Visitasi Tim Monitoring Kanwil Sulsel

Tim Monitoring KUA Revitalisasi Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan melakukan visitasi ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanete Riattang.

Watampone, (Humas Bone) – Program Revitalisasi KUA sebagai salah satu program unggulan Kementerian Agama Republik Indonesia telah memilih 400 KUA Kecamatan se-Indonesia sebagai percontohan optimalisasi pelayanan 10 tugas dan fungsi KUA. Berangkat dari hal itu, Tim Monitoring KUA Revitalisasi Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan melakukan visitasi ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone sebagai salah satu piloting Revitalisasi KUA Tahun 2022. 

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (17/6/2022) dihadiri Kasi Kepenghuluan dan Fasilitasi Bina Keluarga Sakinah Kanwil Kemenag Sulsel Andi Moh. Rizki Darma didampingi Staf Bidang Urusan Agama Islam Syahrir dan Hasanuddin. Mereka memberikan arahan terkait transformasi dan peningkatan layanan dan data keagamaan KUA Kecamatan dalam menjalankan 10 tugas dan fungsinya. 

Hadir pula Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Bone Muh. Yunus beserta Staf, Kepala KUA Kecamatan Tanete Riattang Timur, Barebbo, Cina, Sibulue, Tellu Siattinge, Patimpeng, Kajuara dan Staf Pengolah Data KUA Kecamatan se-Kabupaten Bone. 

Dalam arahannya, Andi Rizki menerangkan  “Revitalisasi adalah sebuah program yang membutuhkan kerja dan proses yang tidak instan. KUA adalah salah satu institusi yang vital, dalam prosesnya KUA masi membutuhkan beberapa desain untuk menjawab tantangan dan kebutuhan ummat di masa yang akan datang. Revitalisasi yaitu proses memperbaharui fungsi vital 10 tugas dan fungsi KUA, tentunya bukan hanya sebatas urusan nikah atau asmara seperti yang dikenal masyarakat selama ini. Upaya demi upaya kita lakukan untuk membuat strategi, target kita dari 6 ribu KUA diharapkan 50 persen KUA sudah memenuhi standar kualifikasi revitalisasi. Baik dari segi sarana dan prasarana, tata kelola dan penguatan capacity building SDM,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan wejangan mengenai Petugas Front Office (FO) KUA. Menurutnya Front Office adalah etalase pertama yang dilihat masyarakat, sehingga harus memberi kesan yang tenang dan nyaman. Dalam konsep revitalisasi KUA, FO bukan orang yang hanya memiliki kemampuan melayani dengan 3 S, tetapi yang memiliki kecerdasan intelektual yang tahu semua layanan KUA, tentang KUA secara holistik, kemudian mampu menjalankan IT dan kemampuan menghadapi orang yang marah.

Ditempat yang sama Syahrir menyampaikan “Dalam sistem pendataan hindari anomali atau kekeliruan data. Sering terjadi ketidak konsistenan data yang berada di sistem dan data manual. Misalnya, penginputan data nikah di aplikasi SIMKAH Web. Dalam hal ini Operator adalah pahlawan KUA, tanpa operator KUA akan kekurangan fungsinya. Kedepannya revitalisasi KUA akan didominasi dengan pelaksanaan administrasi,” ungkapnya.

Senada dengan itu, lelaki yang akrab di sapa Bro Achang membuka sesi diskusi atau sharing dengan para Operator Pengolah Data terkait akurasi data di aplikasi SIMKAH Web beserta kendala-kendala yang selama ini dihadapi oleh para operator dalam proses penginputan data nikah hingga pencatatan nikah. Sebagaimana diketahui SIMKAH Web kini terintegrasi dengan beberapa aplikasi layanan seperti Sistem Informasi PNBP Online (Simponi) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Dengan bertambahnya menu layanan yang disediakan di Aplikasi SIMKAH Web, diharapkan validitas data tetap menjadi perhatian utama.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bone Wahyuddin Hakim turut hadir memberikan suport dan apresiasinya terhadap upaya yang telah dilakukan teman-teman di KUA selama ini dalam upaya mengoptimalkan data dan layanan keagamaan “Tetap semangat dalam menjalankan apapun yang menjadi tupoksi kita. Kinerja kita itu dinilai dari apa yang kita prestasikan,” tuturnya.

Kepala KUA Tanete Riattang Abd. Wahid Arif menghaturkan terima kasih atas arahan dan bimbingan yang diberikan selama ini baik dari pihak Fasilitator KUA Revitalisasi maupun dari Kakan Kemenag Bone. Serta para Penghulu, Penyuluh Agama Islam, Staf dan PTT yang telah bersinergi dengan penuh semangat dalam menjalankan program-program kerja KUA Tanete Riattang sehingga dapat terealisasi dengan baik. (Anty/Ahdi)


Daerah LAINNYA