Pelantikan Penggalang Ramu MTsN Gowa

Mansur Patiroi Lantik Penggalang Ramu MTsN Gowa

Suasana upacara pelantikan di pelataran madrasah

Bontomarannu (Humas Gowa). Pramuka atau Praja Muda Karana sebagai kegiatan wajib ekstrakulikuler di satuan pendidikan. Kegiatan Pramuka bertujuan untuk menumbuhkan sifat kemandirian dalam Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).

Pramuka diharapkan dapat memberikan peranan penting dalam peningkatan dan pembentukan sikap dan mental peserta didik. Anggota pramuka diharapkan dapat melaksanakan Dasa Dharma dan Tri Satya yang merupakan kode etik dan janji pramuka.

Oleh karenanya, kepala MTsN Gowa melantik Penggalang Ramu, Senin (8/8/2022). Pelantikan ini diwakili oleh 4 orang, yaitu Muh. Dika Syahputra, St. Gadisha, Muh. Saldi dan Latifa, sebagai perwakilan. 

Kegiatan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi kepramukaan di lingkungan madrasah. Rangkaian acara pelantikan, dilakukan dalam bentuk upacara.

Kepala  Madrasah selaku Pembina Upacara memberikan amanat bahwa setelah Penggalang Ramu dilantik diharapkan dapat menjadi contoh bagi anggota regu, dan masyarakat di lingkungan mereka tinggal.

Informasi dari salah seorang pembina Pramuka, Ikhwani Mustari, bahwa setelah diadakan pelantikan Penggalang Ramu ini maka anak-anak akan dipilih 2 siswa (1 laki-laki dan 1 perempuan) untuk mewakili madrasah dalam kegiatan Dianpinru tingkat Kabupaten.

Dianpiru merupakan salah satu usaha pelaksanaan prinsip-prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan, khususnya penggunaan sistem beregu dalam pasukan penggalang.

Dianpinru merupakan sarana pemberian geladian atau latihan bagi pemimpin regu dan wakil pemimpin regu. Salah satu syarat mengikuti Dianpiru adalah sudah dilantik.  Dianpinru juga sebagai saran bagi para Pembina Pramuka dan Pembantu Pembina Pramuka untuk menerapkan sistem among, yaitu memberi kepercayaan dan tanggungjawab kepada para pemimpin regu dan wakil pemimpin regu, untuk bersama-sama belajar mengelola dan memimpin regu. (SN/OH)


Daerah LAINNYA