Workshop Penguatan Moderasi Beragama bagi Pendidik Madrasah Tingkat Menengah di MAN 2 Kota Parepare

Workshop Penguatan Moderasi Beragama di MAN 2 Kota Parepare

Parepare, (Humas Parepare) - Dewasa ini Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menjadikan moderasi beragama sebagai suatu program nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Moderasi beragama adalah cara pandang sikap dan perilaku beragama yang dianut dan dipraktikkan oleh sebagian besar penduduk negeri ini, sejak dahulu hingga sekarang.

Program nasional tersebut menjadi prakata kolaborasi Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan (BDK) Makassar saat menjadi Pemateri Workshop Penguatan Moderasi Beragama yang diikuti oleh sejumlah Pendidik Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah se-Kota Parepare.

Penyajian materi workshop yang digelar pada Sabtu, 27 April 2024 di Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare ini, H. Andi Ali Imran Sadiq yang berkolaborasi dengan Maulana memaparkan udar asumsi moderasi beragama.

"Moderasi beragama adalah konsep yang menekankan sikap saling menghormati dan toleransi di antara kelompok agama yang berbeda. Konsep ini mengajarkan bahwa setiap orang memiliki hak untuk memilih dan mengamalkan agamanya masing-masing, tanpa adanya tekanan atau intimidasi dari pihak lain.

Moderasi beragama sama sekali bukan pendangkalan akidah sebagaimana kesalahan persepsi sebagian orang. Oleh karena dalam konteks akidah dan hubungan antarumat beragama, moderasi beragama adalah meyakini kebenaran agama sendiri 'secara radikal' dan menghargai serta menghormati penganut agama lain yang meyakini agama mereka, tanpa harus membenarkannya," papar kolaborasi keduanya memvariasi metode penyajian materi.

Tidak hanya sampai di situ, penyajian materi yang tidak monoton tersebut memberikan kesempatan kepada peserta workshop mendeskripsikan skenario berpikir, akronim 9 kata kunci moderasi beragama serta pernyataan sikap moderat dan tidak moderat dari berbagai studi kasus moderasi beragama. Metode ini dikemas secara berkelompok dalam bentuk permainan. (Adi)


Daerah LAINNYA