29 Maret 2019
Kasubbag Perencanaan Buka Peluang Revisi Anggaran Jika dibutuhkan

Kasubbag Perencanaan Buka Peluang Revisi Anggaran Jika dibutuhkan

Makassar (Inmas Makassar) – Pembahasan tentang mekanisme penyusunan program dan anggaran lingkup Kantor Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan menjadi materi terakhir yang diterima oleh peserta sebelum melaksanakan pleno Raker. Adalah H. Bakri, SE., MM yang merupakan Kasubbag Perencanaan dan Keuangan mengulas hal tersebut pada Rapat Kerja yang dilaksanakan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Makassar di Aula Kantor Kementerian Agama, Rabu (26/3/2019).

Menjadi pembicara terakhir, H Bakri lebih mengulas tentang Pagu Kanwil berdasarkan program yang ada. “Total Pagu Kanwil adalah 1,8 Milyar rupiah . Program Pendidikan Islam merupakan program yang memiliki pagu tertinggi sebesar 1,392 Milyar atau sekitar 74 persen disusul oleh program pembinaan masyarakat Islam sekitar 13 persen sebesar 261  juta rupiah.

Dipaparkan pula pagu berdasarkan jenis belanjar. Dari empat jenis belanja yang ada, belanja pegawai merupakan pagu tertinggi dengan 73 persen yakni sebesar 1,3 Milyar rupiah disusul oleh belanja barang sebesar 390 juta rupiah, belanja modal 96 juta dan yang terakhir belanja bantuan sosial sebesar 1,3 juta rupiah.

Tak lupa pula H. Bakri memaparkan bahwa 94 persen atau sekitar 1,7 Millyar Pagu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan berada Kabupaten Kota sedangkan pagu untuk Kanwil sendiri hanya menyisakan 98 juta rupiah taua hanya 5 persen.

Dihadapan tiga puluh peserta Raker H. Bakri juga mengingatkan hal-hal yang dibatasi dalam pengalokasian anggaran dalam RKA-K/L. “Ada tiga hal yang dibatasi saat ini. Pertama adalah penyelenggaraan rapat, rapat dinas, seminar, pertemuan, dan sejenisnya. Selanjutnya adalah pembangunan gedung baru yang sifatnya tidak langsung menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi satker, dan yang terakhir merupakan pengadaan kendaraan bermotor, pengadaan untuk satker baru, penggantian kendaraan dinas yang secara teknis tidak dapat dimanfaatkan lagi.” ungkapnya

Selain itu, H. Bakri juga mengingatkan kepada seluruh peserta rapat untuk segera merevisi anggaran kalau memang memiliki kekurangan dan dibutuhkan. Tiga penanya dalam sesi terakhirnya ini menutup pembahasan tentang anggaran tersebut yakni Kasi PAIS Drs. H. Tompo, M.Hi, Penyelenggara Kristen Merpati Sampe Liling, dan Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Makassar Suedi, S.Pd (riz/wrd)

 

Dibaca : 32 kali

0 Komentar