Kakan Kemenag Parepare Terima Kunjungan Pengurus Yayasan Gamaliel 

Kakan Kemenag Parepare Terima Kunjungan Pengurus Yayasan Gamaliel 

Parepare, (Humas Parepare) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare menerima kunjungan Pengurus Yayasan Gamaliel di ruang kerjanya pada Senin, 16 Oktober 2023.

Kedatangan para Pengurus Yayasan Gamaliel disambut dengan hangat oleh Kakan Kemenag Parepare, H. Fitriadi didampingi Kasubbag TU, H. Syaiful Mahsan.

Selain melakukan silaturahmi, dalam pertemuan tersebut juga membahas kembali terkait pembangunan sekolah Yayasan Gamaliel yang mendapat penolakan oleh warga beberapa waktu lalu. 

H. Fitriadi menyampaikan jika Kementerian Agama pada dasarnya tidak mempermasalahkan pembangunan sekolah Yayasan Gamaliel karena Kemenag sendiri tidak punya wewenang terkait itu.

"Kemenag sendiri tidak menginginkan kejadian seperti kemarin apalagi terkait isu SARA, kemudian kami juga sudah melakukan koordinasi hingga Menteri Agama jika permasalahan pembangunan itu merupakan persoalan administrasi,"ujarnya.

Lebih lanjut ia berharap agar pihak yayasan melengkapi dokumen-dokumen yang belum lengkap sebagai persyaratan pembangunan sekolah sesuai regulasi.

"Mari kita tetap jaga toleransi, sekiranya masih ada dokumen belum lengkap, kiranya dilengkapi terlebih dahulu lalu kita akan menunggu tindak lanjutnya. Memang kita sepakati jika tugas kita ini mencerdaskan kehidupan bangsa seutuhnya dengan cara masing-masing, akan tetapi kita harus mengikuti aturan-aturan yang telah dibuat," urai Kakan Kemenag Parepare.

Yopi, salah satu pengurus Yayasan Gamaliel menyampaikan ke depannya akan senantiasa berkolaborasi dengan Kemenag.

"Mengingat pada pertemuan beberapa waktu lalu di kantor DPRD Kota Parepare, betul apa yang dikatakan Kakan Kemenag bahwa yang kami dirikan bukan sekolah agama sehingga perizinannya buka dari Kemenag," kata Yopi.

Lebih lanjut Yopi menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pendekatan-pendekatan secara kekeluargaan di masyarakat serta komitmen tidak akan membangun gereja di lokasi pembangunan sekolah.

Dalam perbincangan panjang tersebut, H. Fitriadi kembali mengingat suasana hangat dan pelayanan prima dari masyarakat Non-Muslim pada Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQH) tahun 2019 yang digelar di Tana Toraja.

"Mengingat pelayanan pada saat itu, suasananya sangat hangat akan toleransi, saling berbagi tanpa melihat perbedaan keyakinan. Saya yakin dan percaya FKUB juga senantiasa bersinergi dengan Kementerian Agama untuk tetap menjaga kerukunan antar umat beragama yang sudah terbangun dengan baik sejak lama di Kota Parepare, ini bukan saatnya saling membenci,"harap Kakan Kemenag.

Selanjutnya, ia kembali menegaskan dukungan Kementerian Agama dalam kegiatan yang betujuan untuk mencerdaskan anak-anak bangsa termasuk dalam hal ini pembangunan sekolah jika sudah memenuhi syarat sesuai regulasi.

“Pada dasarnya Kementerian Agama senantiasa mendukung suatu proses mencerdaskan anak bangsa, tapi harus ada penyamaan persepsi dulu terkait administrasi yaitu kelengkapan berkas serta pemenuhan syarat-syaratnya,”pungkasnya.

Sebelum pengurus Yayasan Gamaliel beranjak dari ruang Kepala Kantor, H. Fitriadi memberikan buku moderasi beragama.(Abul/Achy)


Daerah LAINNYA