13 Agustus 2017
Jenguk Jemaah Lanjut Usia Pasca Operasi, H M Yunus Terharu Melihat Semangat Sang Nenek Untuk Sembuh

Jenguk Jemaah Lanjut Usia Pasca Operasi, H M Yunus Terharu Melihat Semangat Sang Nenek Untuk Sembuh

Makkah, (Humas Bantaeng) - Jemaah kloter 2 UPG Makassar yang dirawat di Makkah Arab Saudi karena sakit saat ini berjumlah 3 orang, 2 orang jemaah asal Kab. Bantaeng dan 1 orang asal Kab. Soppeng.

2 orang jemaah asal Bantaeng yakni Boddi Binti Muhammad (80 tahun) dirawat dan dioperasi di RS King Faisal akibat patah tulang paha (post op hip replacement fr. Caput femori) dan Martini Binti Kr. Abidin alias Kr. Basse (59 tahun) dirawat di KKHI karena diabetes atau dyspneu ec Susp pneumonia + DM uncontrolled, serta satu orang jemaah asal Kab. Soppeng atas nama LaCamma akibat stroke atau hemiparese ec stroke+dehidrasi yang juga dirawat di KKHI.

"Suatu kebahagiaan tersendiri kami rasakan ketika menyuguhkan makanan dan minuman bagi jemaah yang sedang sakit terlebih ketika makanan dan minuman yang kita suguhkan itu diterima dengan senang hati dan dihabiskan dengan lahap". Ungkap bapak H. Muhammad Yunus usai menjenguk jemaah yang sedang dirawat baik di KKHI (Kantor Kesehatan Haji Indonesia) maupun di RS King Faisal, Mekkah.

Nenek Boddi Binti Muhammad yang dioperasi akibat patah tulang pangkal paha, kini nampak sudah baikan pasca operasi di RS King Faisal.

Ketika dijenguk oleh Pembimbing Ibadah bersama petugas haji lainnya, Nenek Boddi nampak sangat gembira dan dengan senang menerima tawaran makan dan minum dari para petugas haji yang sangat peduli dengan kondisi seluruh jemaahnya ini.

"Sungguh saya merasa sangat terharu melihat semangat nenek boddi untuk sembuh, walau sulit juga rasanya menyembunyikan rasa sedih menatap wajah sendu polos dan tulus nenek ini menerima takdirnya dirawat jauh dari sanak keluarga, Alhamdulillah kami semua bersama jamaah sudah merasa jadi bagian keluarganya." Demikian diungkapkan bapak H. Muhammad Yunus ketika mengunjungi jemaah yang sedang sakit. (Mhd)

Dibaca : 3 kali

0 Komentar