Asesmen Nasional Literasi Dasar Beragama 2025: Guru PAI SD Antusias, Capaian Sulsel Tembus 93,79 Persen (Data Sementara)
Kontributor
MAKASSAR, KEMENAG SULSEL – Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melaksanakan Asesmen Nasional Literasi Dasar Beragama (ANLDB) bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) jenjang Sekolah Dasar (SD) secara serentak di seluruh Indonesia mulai 3 hingga 5 November 2025.
Pelaksanaan asesmen ini mengacu pada surat Direktorat Jenderal Pendidikan Agama Islam Nomor: B-216/Dt.I.IV/HM.00/10/2025 tanggal 28 Oktober 2025 tentang Asesmen Nasional Literasi Dasar Beragama Guru Tahun 2025. Berdasarkan keputusan tersebut, tahun ini asesmen dikhususkan khusus bagi guru PAI jenjang SD yang terdaftar pada aplikasi SIAGA.
Kegiatan asesmen yang berlangsung mulai pukul 00.01 WITA tanggal 3 November 2025 hingga 23.59 WITA tanggal 5 November 2025 bertujuan untuk mengukur tingkat literasi beragama guru PAI, yang mencakup tiga aspek penting yaitu kognitif, psikomotorik, dan afektif. Hasil asesmen ini diharapkan dapat menjadi database nasional dalam merumuskan kebijakan penguatan mutu pendidikan agama Islam di sekolah dasar.
Selain menjadi instrumen kompetensi, keikutsertaan dalam ANLDB juga menjadi syarat penting bagi guru PAI dalam pengisian presensi bulan November 2025 di aplikasi SIAGA. Adapun guru yang tidak mengikuti asesmen akan menghemat akun SIAGA-nya, sesuai ketentuan dalam surat edaran.
Hingga pukul 10.40 WITA tanggal 5 November 2025, berdasarkan data sementara dari laman siagapendis.kemenag.go.id, capaian pelaksanaan asesmen di Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan. Dari 8.063 guru SD yang menjadi target, 7.562 guru (93,79%) telah menyelesaikan asesmen, dan 7.386 guru di antaranya telah menuntaskan proses rekaman.
Capaian ini menempatkan Sulawesi Selatan sebagai salah satu provinsi dengan kemajuan tertinggi secara nasional untuk pelaksanaan ANLDB Guru PAI peningkatan SD. Meski demikian, data tersebut bersifat sementara karena kegiatan masih berlangsung hingga pukul 24.00 WITA malam ini.
Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan, H. Fathurrahman, menyampaikan penghargaan tinggi terhadap semangat dan partisipasi para guru PAI yang menunjukkan komitmen luar biasa dalam mengikuti asesmen ini.
“Kami sangat mengapresiasi semangat para guru PAI di Sulawesi Selatan. Meskipun asesmen ini dilaksanakan secara berani dan mandiri, para guru menunjukkan integritas dan komitmen tinggi untuk berpartisipasi secara jujur dan bertanggung jawab,” ujar H. Fathurrahman.
Lebih lanjut beliau menegaskan bahwa asesmen ini bukan sekedar ujian, melainkan langkah-langkah strategis dalam upaya membangun sistem pendidikan agama Islam yang lebih berbasis data dan berorientasi pada peningkatan kualitas guru.
“Asesmen ini akan menjadi pijakan penting bagi Kementerian Agama dalam merancang kebijakan peningkatan kompetensi guru yang lebih tepat sasaran, baik melalui pelatihan, bimtek, maupun program pengembangan profesional berkelanjutan,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan terus melakukan pendampingan dan pemantauan pelaksanaan asesmen melalui koordinasi dengan Kantor Kemenag kabupaten/kota se-Sulsel. Kabid PAIS optimistis capaian Sulsel dapat mencapai 100 persen sebelum batas waktu penutupan asesmen.
“Kami berharap seluruh guru PAI SD di Sulawesi Selatan bisa tuntas mengikuti asesmen malam ini. Ini adalah momentum untuk mengukur sejauh mana kemampuan literasi keagamaan kita, sekaligus refleksi untuk terus memperbaiki diri,” tutupnya.
Kegiatan Asesmen Nasional Literasi Dasar Beragama tahun 2025 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pengukuran kompetensi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para guru PAI untuk terus menanamkan nilai-nilai literasi beragama yang moderat, inklusif, dan berkarakter di lingkungan sekolah.