BRUS Di SMPN 2 Bontomarannu, Bahas Bahaya Bullying, Tuntut Ilmu Hingga Rencana Masa Depan
Kontributor
Bontomarannu (Kemenag Gowa). Bimbingan Remaja Usia Sekolah merupakan salah satu program unggulan bagi KUA. Termasuk KUA Kecamatan Bontomarannu yang merupakan salah satu KUA Revitalisasi di Kabupaten Gowa yang kali ini menggelar BRUS di aula SMP Negeri 2 Bontomarannu, Kamis (13/11/2025).
Dihadiri oleh siswa siswi SMP Negeri 2 Bontomarannu yang merupakan binaan dari Mahmud, Penyuluh KUA Bontomarannu. Dalam sambutannya kepala SMPN 2 Bontomarannu, Hadiyah, mengatakan bahwa kegiatan BRUS ini sudah yang ke 3 kalinya dilaksanakan di sekolah tersebut. "Saya sangat senang karena program sekolah terkait dengan kegiatan BRUS ini sangat selaras. Kami bersyukur akan pelaksanaanya dan ini tentu sangat bermanfaat bagi anak – anak," ucap Hadiyah.
Solihin, kepala KUA Bontomarannu mengungkapkan bahwa kegiatan BRUS merupakan salah satu program kegiatan KUA yang dikhususkan untuk anak sekolah. Dijelaskan, KUA Bontomarannu sebagai KUA Revititalisasi memiliki banyak program seperti Kampung Sakinah, Kampung moderasi, Bimwin, BRUS dan lain – lain.
"Bimbingan Remaja Usia Sekolah ini kita laksanakan mengingat bahwa pemuda adalah generasi emas dan merupakan harapan bangsa. Karena pemuda sekarang adalah harapan bangsa," tukasnya.
Mengahdirkan 3 pemateri yang mempresentasikan materinya. Debora, kepala Kemedukbangga Kecamatan Bontomarannu mengatakan menjelaskan tentang bagaimana menjadi generasi Berencana yakni generasi yang menata masa depannya dengan baik. "Menata masa depan dengan menghindari 3 hal, tidak melakukan pernikahan dini, melakukan seks bebas dan menghindari narkotika dan obat zat adiftif lainnya," papar Deborah.
Sementara itu, Kanit Binmas Polsek Bontomarannu IPDA Muhammad Tahir menyampaikan materi yang sangat luar biasa dengan mengupas dampak Bullying yang sering terjadi dikalangan remaja. "Bullying ini adalah salah satu tindakan criminal dan ada UU yang menindak kasus Bullying. Dengan memperkenalkan juga sosialisasi di sekolah – sekolah kasus Bullying ini semakin berkurang," tambahnya.
Kanit Binmas pun menyampaikan tentang bahaya narkotika dan zat adiktif yang lainnya bagi kesehatan. Karena akan merusak semua jaringan penting yang ada pada tubuh manusia. Ia berpesan pada siswa untuk menghindari semua itu agar bisa selamat. "Bukan hanya pada kesehatan kita tetapi masa depan yang sudah direncanakan," ungkap Tahir.
Rusdi Azis menutup dengan materi pentingnya menuntut ilmu. "Karena dengan ilmu kita bisa memperoleh kebahagian dunia dan akhirat. Bahkan semua cita – cita yang kita gantungkan setinggi bintang dilangit hanya bisa kita peroleh dengan ilmu," tutur Penyuluh Agama Islam KUA Bontomarannu itu.
Rusdi menceritakan kisah para ulama yang sangat gigih dalam menuntut ilmu. Seperti Imam Syafii dan Ibnu Hajar al Asqalani. "Ini menjadi inspirasi bagi kita bagaima kegigihan menuntut ilmu itu membuahkan hasil dengan karya-karya yang bisa kita pelajari sampai saat ini," pungkasnya.(Ida/OH)