Guru MTs Se-Kota Parepare Dalami Digitalisasi Pembelajaran Lewat Gemini AI
Kontributor
Parepare, (Kemenag Parepare) - Hari
ketiga pelaksanaan Pengembangan
Keprofesionalan Berkelanjutan (PKB) bagi guru MTs se-Kota Parepare
berlangsung dengan penuh antusias. Kegiatan yang diikuti oleh 30 guru MTs ini dilaksanakan di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu
(PLHUT) Kota Parepare, Selasa (20/01/2026).
Kegiatan PKB yang
diselenggarakan oleh Musyawarah Guru
Mata Pelajaran (MGMP) MTs Kota Parepare ini menghadirkan materi bertajuk
“Digitalisasi Pembelajaran di Madrasah”,
dengan fokus pada pengenalan dan pemanfaatan ekosistem Gemini AI sebagai alat bantu pembelajaran inovatif di
era digital.
Materi disampaikan
oleh Edwar Ranggong, seorang
profesional di bidang teknologi pendidikan sekaligus Google Education Specialist. Dengan gaya penyampaian yang detail,
komunikatif, dan interaktif, narasumber berhasil membangun suasana belajar yang
hidup. Setiap pertanyaan peserta, mulai dari persoalan teknis hingga strategi
kreatif penggunaan Gemini AI dalam pembelajaran, dijawab secara jelas dan
sistematis.
Tidak hanya
berhenti pada pemaparan teori, Edwar Ranggong juga memberikan demonstrasi langsung melalui layar,
memperlihatkan perbedaan hasil antara penggunaan prompt sederhana dengan prompt
yang dirancang secara lengkap dan efektif. Peserta dapat melihat secara nyata
bagaimana instruksi yang tepat mampu menghasilkan keluaran AI yang lebih
berkualitas.
Keseruan kegiatan
semakin terasa saat memasuki sesi
praktik pembuatan website pribadi. Dengan pendampingan langsung dari
narasumber yang berpindah dari satu peserta ke peserta lainnya, para guru
berhasil menghasilkan karya nyata berupa website pribadi. Meski tampak lelah
setelah seharian mengikuti kegiatan, kepuasan dan rasa bangga terlihat dari
wajah para peserta.
Selain itu,
peserta juga memperoleh pemahaman mendalam mengenai berbagai alat pendukung Gemini AI, seperti Gemini Canvas dan Research untuk penyusunan narasi, Nano Banana yang mampu mengubah
deskripsi teks menjadi visual dan logo yang estetik, serta NotebookLM yang dapat merangkum materi
pembelajaran secara efisien.
Ketua MGMP MTs
Kota Parepare, Siti Amirah Rasyid,
menyampaikan harapannya agar para peserta dapat menjadi penggerak perubahan di
madrasah masing-masing.
“Semoga dengan
ilmu yang diperoleh, tumbuh semangat baru sehingga kita sebagai pendidik mampu
menciptakan ekosistem belajar yang lebih inovatif, kreatif, dan efisien bagi
para siswa,” ungkapnya.
Salah seorang
peserta, Ratna, turut
mengungkapkan rasa syukur atas pengalaman belajar yang diperoleh.
“Saya merasa
lebih percaya diri untuk membimbing siswa yang lahir di era digital. Termasuk
saat praktik membuat website, ternyata tidak serumit yang saya bayangkan,”
tuturnya.
Melalui kegiatan
ini, para peserta diharapkan mampu memanfaatkan digitalisasi pembelajaran sebagai alat bantu untuk meningkatkan kualitas
pendidikan, tanpa menggeser peran utama guru. Madrasah tetap menjadi
ruang strategis dalam menanamkan nilai-nilai moral dan etika, seiring dengan
pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih
relevan dengan perkembangan zaman.(Rs/Wn)