Daerah

Guru MTs Se-Kota Parepare Dalami Digitalisasi Pembelajaran Lewat Gemini AI

Foto Kontributor
Nurwina Busrah

Kontributor

Kamis, 22 Januari 2026
...

Parepare, (Kemenag Parepare) - Hari ketiga pelaksanaan Pengembangan Keprofesionalan Berkelanjutan (PKB) bagi guru MTs se-Kota Parepare berlangsung dengan penuh antusias. Kegiatan yang diikuti oleh 30 guru MTs ini dilaksanakan di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kota Parepare, Selasa (20/01/2026).

Kegiatan PKB yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) MTs Kota Parepare ini menghadirkan materi bertajuk “Digitalisasi Pembelajaran di Madrasah”, dengan fokus pada pengenalan dan pemanfaatan ekosistem Gemini AI sebagai alat bantu pembelajaran inovatif di era digital.

Materi disampaikan oleh Edwar Ranggong, seorang profesional di bidang teknologi pendidikan sekaligus Google Education Specialist. Dengan gaya penyampaian yang detail, komunikatif, dan interaktif, narasumber berhasil membangun suasana belajar yang hidup. Setiap pertanyaan peserta, mulai dari persoalan teknis hingga strategi kreatif penggunaan Gemini AI dalam pembelajaran, dijawab secara jelas dan sistematis.

Tidak hanya berhenti pada pemaparan teori, Edwar Ranggong juga memberikan demonstrasi langsung melalui layar, memperlihatkan perbedaan hasil antara penggunaan prompt sederhana dengan prompt yang dirancang secara lengkap dan efektif. Peserta dapat melihat secara nyata bagaimana instruksi yang tepat mampu menghasilkan keluaran AI yang lebih berkualitas.

Keseruan kegiatan semakin terasa saat memasuki sesi praktik pembuatan website pribadi. Dengan pendampingan langsung dari narasumber yang berpindah dari satu peserta ke peserta lainnya, para guru berhasil menghasilkan karya nyata berupa website pribadi. Meski tampak lelah setelah seharian mengikuti kegiatan, kepuasan dan rasa bangga terlihat dari wajah para peserta.

Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mendalam mengenai berbagai alat pendukung Gemini AI, seperti Gemini Canvas dan Research untuk penyusunan narasi, Nano Banana yang mampu mengubah deskripsi teks menjadi visual dan logo yang estetik, serta NotebookLM yang dapat merangkum materi pembelajaran secara efisien.

Ketua MGMP MTs Kota Parepare, Siti Amirah Rasyid, menyampaikan harapannya agar para peserta dapat menjadi penggerak perubahan di madrasah masing-masing.

“Semoga dengan ilmu yang diperoleh, tumbuh semangat baru sehingga kita sebagai pendidik mampu menciptakan ekosistem belajar yang lebih inovatif, kreatif, dan efisien bagi para siswa,” ungkapnya.

Salah seorang peserta, Ratna, turut mengungkapkan rasa syukur atas pengalaman belajar yang diperoleh.

“Saya merasa lebih percaya diri untuk membimbing siswa yang lahir di era digital. Termasuk saat praktik membuat website, ternyata tidak serumit yang saya bayangkan,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu memanfaatkan digitalisasi pembelajaran sebagai alat bantu untuk meningkatkan kualitas pendidikan, tanpa menggeser peran utama guru. Madrasah tetap menjadi ruang strategis dalam menanamkan nilai-nilai moral dan etika, seiring dengan pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih relevan dengan perkembangan zaman.(Rs/Wn)

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default