Juara 2 Guru Inovatif Tingkat Nasional, Guru MAN 2 Kota Parepare Raih Penghargaan AGTK Kemenag 2025
Kontributor
Jakarta (Kemenag Parepare) -- Prestasi menggembirakan kembali diraih dunia pendidikan Kota Parepare. Yulia Wahyuni, Guru MAN 2 Kota Parepare, berhasil meraih Juara 2 kategori Guru Inovatif pada Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Agama Tahun 2025. Atas capaian tersebut, Yulia menerima trofi penghargaan dan uang pembinaan dalam seremoni penganugerahan yang berlangsung di Jakarta, Sabtu (6/11/2025).
Dalam kegiatan tingkat
nasional ini, Yulia Wahyuni tidak hanya membawa nama MAN 2 Parepare, tetapi
juga mengharumkan Kementerian Agama Kota Parepare dan Provinsi Sulawesi
Selatan. Inovasi pembelajaran yang ia kembangkan dinilai menghadirkan terobosan
kreatif, berdampak langsung pada peningkatan kualitas proses belajar-mengajar,
serta relevan dengan kebutuhan siswa di era digital.
Sejumlah pimpinan turut
hadir memberikan dukungan langsung, antara lain: Kabid Penmad Kanwil Kemenag
Sulsel, H. Wahyuddin Hakim; Kepala Seksi Guru Bidang Penmad Kanwil Kemenag
Sulsel, Nurjannah; Kepala Kantor Kemenag Kota Parepare, H. Irfan Daming; Kepala
MAN 2 Kota Parepare, Hj. Darna Daming; dan Koordinator Pengawas Kemenag Kota
Parepare, Hj. Hasnani.
Kehadiran para pimpinan
ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan komitmen Yulia dalam dunia
pendidikan madrasah.
Kakan Kemenag Kota
Parepare, H. Irfan Daming, menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian
tersebut.
“Saya menyampaikan
apresiasi kepada Ibu Yulia Wahyuni yang telah menunjukkan komitmen dan prestasi
membanggakan di tingkat nasional. Upaya beliau dalam berinovasi sejalan dengan
semangat Kemenag untuk melahirkan pendidik berkarakter unggul dan berdampak.
Prestasi ini menjadi energi positif bagi kita semua. Teruslah berprestasi,
semoga semakin maju dan menginspirasi,” ujarnya.
Sementara itu, Plt.
Kasi Penmad, H. Syaiful Mahsan juga menyampaikan ungkapan haru dan bangganya
atas prestasi guru MAN 2 Parepare tersebut.
“Dengan haru dan
bangga, kami menyaksikan cahaya kebahagiaan yang meliputi langit Parepare. Ibu
Yulia Wahyuni adalah bunga yang mekar di ladang pengetahuan, mengubah ide-ide
baru menjadi harta yang abadi.
Tangan beliau melukis
masa depan dengan sentuhan inovasi, mengajarkan bahwa prestasi adalah buah dari
kerja keras dan keberanian melangkah lebih jauh,”ujarnya via daring.
Ia menambahkan bahwa
keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh guru di Parepare.
“Marilah jadikan
keberhasilan beliau sebagai pelita yang menerangi jalan setiap guru, biarkan
semangat inovatif itu menyebar seperti embun pagi, menyegarkan hati dan
pikiran, serta menginspirasi semua untuk meraih bintang prestasi yang lebih
tinggi,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala
MAN 2 Kota Parepare menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas dedikasi
Yulia Wahyuni. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh
guru madrasah untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
Dalam kesempatan
terpisah, Yulia Wahyuni mengungkapkan rasa syukur dan makna di balik
pencapaiannya.
“Masuk 3 besar Guru
Inovatif AGTK Madrasah Kemenag RI adalah kebahagiaan yang tak ternilai. Saya
percaya setiap inovasi yang saya buat adalah hadiah untuk peserta didik, hadiah
yang membantu mereka belajar dengan cara yang lebih dekat, mudah, dan bermakna.
Semoga capaian ini menjadi penyemangat untuk terus menghadirkan pembelajaran
terbaik bagi peserta didik.”
Prestasi Yulia Wahyuni
menjadi bukti bahwa guru madrasah memiliki potensi besar untuk bersaing dan
berprestasi di tingkat nasional. Keberhasilannya diharapkan memotivasi lebih
banyak pendidik untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi generasi
muda.(Muti/Wn)