Daerah

Kemenag Makassar Dan Guru PAI Konsolidasikan Penguatan Pendidikan Agama Islam Di Sekolah

Foto Kontributor
Muhammad Imran

Kontributor

Rabu, 10 Desember 2025
...

Makassar (Kemenag Makassar)— Kantor Kementerian Agama Kota Makassar menerima audiensi dari pengurus organisasi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Kota Makassar, Rabu (10/12/2025). Pertemuan tersebut membahas penguatan mutu PAI di satuan pendidikan serta sinergi kebijakan antara Kementerian Agama dan Pemerintah Kota Makassar.

Audiensi dipimpin oleh Kakankemenag Kota Makassar H. Muhammad, didampingi Kasi PAIS H. Saifullah Rusmin dan Pengawas PAI H. Mas’ud Sada.

Delegasi yang hadir terdiri dari Ketua AKPAI Kota Makassar, Ketua KKG PAI Kecamatan, Ketua FKG PAI, dan Ketua MGMP PAI seluruh jenjang se-Kota Makassar

Kasi PAIS dalam laporannya menyampaikan data terkini guru PAI yang terdaftar pada aplikasi SIAGA, yakni 1.329 guru, dengan 904 guru telah tersertifikasi dan telah diterbitkan pembayarannya hingga Desember 2025.

Pertemuan juga membahas peningkatan kualitas pembelajaran PAI, penguatan literasi Al-Qur’an, serta pembinaan karakter peserta didik di sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Kakankemenag Kota Makassar H. Muhammad menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru PAI atas kontribusi nyata dalam peningkatan mutu pendidikan agama.

“Terima kasih atas dedikasinya. Alhamdulillah, Kota Makassar kembali meraih prestasi nasional melalui Penghargaan Tanda Cinta Pendidikan Agama Islam Terbaik II dari Kementerian Agama RI. Penghargaan ini lahir berkat kerja sama seluruh elemen, termasuk guru PAI yang turut memperkuat mutu pembelajaran agama serta membangun ekosistem pendidikan yang berkarakter,” ujarnya.

Beliau juga menyampaikan bahwa banyak guru PAI memiliki potensi besar, bahkan beberapa telah menjadi kepala sekolah atau pelaksana tugas, yang menunjukkan tingginya kapasitas SDM PAI di Kota Makassar.

Kakankemenag menegaskan pentingnya penguatan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an pada peserta didik.

“Kemampuan literasi Al-Qur’an harus terus diperkuat. Masih ada siswa yang memerlukan perhatian dalam membaca dan menulis Al-Qur’an. Ini menjadi catatan penting untuk kita semua agar pembinaan lebih terarah dan berkelanjutan,” jelasnya.

Beliau menekankan bahwa pembinaan karakter yang sehat, berakhlak, dan berintegritas harus menjadi prioritas guru PAI di tengah berbagai tantangan sosial di lingkungan remaja dan sekolah.

Kakankemenag menambahkan bahwa meski guru PAI berada di bawah Dinas Pendidikan, secara tugas keagamaan guru PAI tetap bagian dari keluarga besar Kementerian Agama.

“Guru PAI luar biasa karena mampu bersinergi di dua lembaga: Kemenag dan Dinas Pendidikan. Kita adalah satu keluarga dalam misi mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan agama,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Kakankemenag juga menyampaikan rencana memberikan apresiasi kepada siswa berprestasi melalui pemanfaatan Gerakan Wakaf Uang ASN.

“Wakaf uang adalah amal jariyah. Jika di kemudian hari anak-anak yang memperoleh apresiasi ini sukses, mereka akan selalu mengenang kontribusi Bapak Ibu guru. Ini bagian dari investasi kebaikan jangka panjang,” ungkapnya.

Menutup pertemuan, Beliau mengajak seluruh guru PAI untuk berpartisipasi aktif dalam memeriahkan Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-80 dengan berbagai program edukatif dan kegiatan kolaboratif.

Kemenag Makassar, melalui Seksi PAIS, akan menindaklanjuti hasil audiensi dengan pemetaan kebutuhan guru PAI, peningkatan kapasitas, serta memperkuat koordinasi dengan Pemkot Makassar dan seluruh organisasi profesi PAI untuk memperkuat layanan pendidikan agama di sekolah.

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default