Literasi Keagamaan Digital Menguat, Sulsel Peringkat Keempat Nasional Pembaca Terbanyak ELIPSKI
Kontributor
Makassar (Kemenag Sulsel) - Provinsi Sulawesi Selatan kembali menorehkan capaian positif dalam penguatan literasi keagamaan berbasis digital.
Berdasarkan Laporan Statistik dan Perkembangan ELIPSKI (Elektronik Literasi Pustaka Keagamaan) hingga Desember 2025, Sulawesi Selatan berhasil menempati peringkat keempat nasional sebagai provinsi dengan jumlah guest access atau pembaca terbanyak pada aplikasi ELIPSKI.
Tercatat hingga Desember 2025, jumlah pengunjung ELIPSKI dari Sulawesi Selatan mencapai 4.543 orang. Capaian ini menempatkan Sulawesi Selatan di bawah tiga provinsi di Pulau Jawa, yakni Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.
Prestasi tersebut mencerminkan tingginya partisipasi dan minat masyarakat Sulawesi Selatan dalam memanfaatkan platform literasi keislaman digital yang dikembangkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Abdul Gaffar, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, hingga Desember kemarin Sulawesi Selatan tetap menduduki peringkat keempat nasional setelah provinsi-provinsi di Pulau Jawa. Ini merupakan capaian yang luar biasa. Capaian ini tidak datang begitu saja, melainkan melalui perjuangan serta kontribusi besar dari berbagai pihak. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Kantor Wilayah atas dukungan dan petunjuknya dalam setiap kegiatan, termasuk dalam setiap kesempatan mempromosikan ELIPSKI sebagai perpustakaan digital Kementerian Agama,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Tim Kerja Kemasjidan, Bina Syariah, dan Kepustakaan Islam Bidang Urais Kanwil Kemenag Sulsel, H. Yunus Muin, turut menyampaikan apresiasi serta harapan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penguatan literasi keislaman digital di Sulawesi Selatan.
“Terima kasih kami sampaikan kepada Tim Kerja Kepustakaan Islam Bidang Urais Kanwil Kemenag Sulsel yang selama ini senantiasa aktif membersamai para operator ELIPSKI kabupaten/kota hingga Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan. Pendampingan ini sangat mendukung penguatan literasi kepustakaan Islam berbasis digital di tengah masyarakat, sehingga kita bisa mencapai peringkat keempat pembaca terbanyak ELIPSKI. Semoga ditahun 2026 aplikasi ini dapat lebih dikenal secara meluas,sehingga dirasakan maanfaatnya oleh masyarakat khususnya di Sulawesi selatan,” jelasnya.
ELIPSKI merupakan aplikasi literasi keagamaan digital yang menyediakan beragam konten keislaman, mulai dari buku digital, naskah khotbah, hingga kitab-kitab rujukan.
Hingga Desember 2025, ELIPSKI telah menghimpun sebanyak 401 judul buku digital dengan total 2.004.344 kali tampilan dan 315.898 kali unduhan.
Dalam mendukung penguatan literasi keagamaan di tingkat masyarakat, ELIPSKI juga mencatat 1.807 perpustakaan masjid dan mushalla yang telah terdaftar.
Secara nasional, hingga Desember 2025, ELIPSKI mencatat total 74.351 guest access, dengan kategori konten yang paling banyak diakses adalah buku digital, disusul naskah khotbah dan kitab berbahasa Arab.
Data ini menegaskan peran ELIPSKI sebagai perpustakaan Islam digital dan repositori rujukan keislaman di tengah transformasi layanan keagamaan berbasis digital. (Aan)