Daerah

Puncak HGN Tingkat Kemenag Sulsel Dirangkaikan Penanaman 1000 Pohon Palem Alem Di Pusatkan Di MAN 3 Makassar

Foto Kontributor
Abd. Rahman

Kontributor

Rabu, 26 November 2025
...

Makassar (Kemenag Makssar) Momen penting dalam memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 2025 dengan tema “Merawat Semesta dengan Cinta” digelar melalui upacara khidmat di lapangan upacara MAN 3 Kota Makassar. Kegiatan HGN ini diselenggarakan oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan dan dihadiri oleh seluruh pejabat administrator Kanwil Kemenag Sulsel, para kepala madrasah negeri, serta guru-guru madrasah dari Kabupaten Maros, Kabupaten Gowa, dan Kota Makassar.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, bertindak sebagai pembina upacara dan membacakan pidato resmi Menteri Agama RI.

Dalam amanatnya, Menteri Agama menyampaikan bahwa:

“Hari Guru Nasional adalah bentuk penghormatan terhadap jasa para pendidik dan pencerdas kehidupan bangsa. Peringatan ini berakar pada momentum bersejarah Kongres Guru Indonesia pertama di Surakarta pada 24–25 November 1945, yang melahirkan Persatuan Guru Republik Indonesia. Sejak saat itu, semangat untuk memajukan pendidikan tidak pernah berhenti.”

Menteri Agama menegaskan bahwa guru adalah pilar utama pembangunan bangsa.

“Maju mundurnya bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan, dan tanggung jawab besar itu berada di pundak para guru. Sejarah pun membuktikan hal ini. Ketika bom atom dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki, pertanyaan pertama Kaisar Jepang kepada para menterinya adalah: ‘Berapa guru yang tersisa?’ Ia percaya dari tangan guru-guru itulah akan lahir kembali pemimpin bangsa.”

Menteri Agama juga mengingatkan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang menentukan masa depan generasi bangsa.

“Kesalahan pada sektor lain dapat diperbaiki dalam waktu singkat, namun kesalahan dalam pendidikan berdampak lintas generasi. Karena itu, sistem pendidikan nasional harus dirancang penuh pertimbangan dan visi kebangsaan.”

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan, peran guru dinilai tetap tak tergantikan.

“Pendidikan bukan sekadar transfer pengetahuan, tetapi pembentukan karakter, akhlak, dan budi pekerti. Hanya manusia terdidik yang mampu mendidik manusia.”

Pidato tersebut ditutup dengan penegasan bahwa profesi guru adalah profesi yang melahirkan profesi-profesi lainnya.

“Dari ruang kelas dan bimbingan guru, lahirlah dokter, ulama, dosen, pemimpin masyarakat, para negarawan, serta generasi penerus bangsa.”

Upacara HGN 2025 di Makassar berlangsung penuh haru dan semangat, menjadi momentum penting penghormatan bagi para pendidik yang telah mengabdikan diri untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Sebagai rangkaian penutup, setelah upacara dilaksanakan penanaman seribu pohon palem secara simbolis oleh Kakanwil Kemenag Sulsel, sebagai wujud nyata komitmen merawat lingkungan dan menjaga keberlanjutan semesta sesuai tema HGN 2025.

Sementara itu pada kesempatan yang sama Kabid Penmad Kanwil Kemenag Sulsel H Wahyuddin Hakim mengatakan bahwa penanaman pohon palem merupakan rekor terbaru karena baru kali ini dilakukan penanaman pohon palem dalam jumlah yang banyak. (AR)

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default