Daerah

Tingkatkan Kesadaran PHBS Dan Kesehatan Remaja, MAS Darul Istiqamah Gandeng Puskesmas Bontonyeleng Lakukan Skrining Kesehatan

Foto Kontributor
Vira Maulidya

Kontributor

Senin, 27 Oktober 2025
...

Ponci, (Kemenag Bulukumba) — Dalam upaya meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta pengetahuan kesehatan di kalangan remaja madrasah, BLUD UPT Puskesmas Bontonyeleng mengadakan kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan di MAS Darul Istiqamah Bulukumba, Kamis (23/10/2025). Kegiatan ini disambut hangat oleh Kepala Madrasah beserta para peserta didik.

Tim kesehatan Puskesmas Bontonyeleng datang dengan penuh antusias dan ramah menyapa para siswa saat memasuki ruang kegiatan. Pada kesempatan tersebut, Khaeratul Asmi selaku petugas umum memperkenalkan anggotanya yang berjumlah enam orang, dipimpin oleh drg. Sri Mursida sebagai dokter spesialis gigi, didampingi oleh Sri Wahyuni Utami (penjaringan gizi), serta tiga petugas kesehatan umum yaitu Nur Windi Yulistiani, Rahbayani, dan Rosmaeni.

Dalam sambutannya, Khaeratul Asmi menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman serta tindakan nyata dalam menjaga kesehatan siswa sejak dini.

“Kunjungan ini bertujuan memberi sosialisasi sekaligus melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh terhadap peserta didik, khususnya terkait PHBS, menjaga kebersihan gigi dan mulut, serta pemberian edukasi pertolongan pertama ketika terjadi kecelakaan,” ujarnya.

Rangkaian pemeriksaan meliputi penjaringan gizi (pengukuran tinggi dan berat badan), skrining PHBS, skrining penyakit tidak menular, pemeriksaan indera, personal hygiene, pemeriksaan darah, hingga pemeriksaan gigi. Kegiatan pemeriksaan berlangsung di Masjid MTs Darul Istiqamah dan turut dibantu Pembina UKS, Nur Ulil Asmi. Sebanyak 13 siswa mendapat giliran pemeriksaan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.30 WITA.

Kepala MAS Darul Istiqamah Bulukumba, Ali Agus, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan peserta didik.

“Pemeriksaan ini wajib dilakukan bagi siswa kelas X, namun apabila terdapat siswa kelas XI dan XII yang membutuhkan konsultasi kesehatan, pintu pemeriksaan tetap terbuka. Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut,” jelasnya.

Melalui kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan tersebut, diharapkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat. Pemeriksaan rutin juga menjadi langkah preventif dalam mewujudkan lingkungan madrasah yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh peserta didik. (Hnt)

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default