Bimas Buddha Sulsel Bersama Elemen Umat Laksanakan Fangshen Sebagai Implementasi Penguatan Ekoteologi
Kontributor
Makassar, Kemenag Sulsel — Bimbingan Masyarakat (Bimas) Buddha Sulawesi Selatan membersamai Wanita Buddhis Indonesia (Wandani) Sulsel, Perhimpunan Pemuda Theravada Indonesia (Patria) Kota Makassar, serta Sekolah Minggu Buddha (SMB) Vihara Sasanadipa Makassar dalam pelaksanaan kegiatan fangshen hewan berupa pelepasan 1.000 ekor ikan lele yang dilaksanakan di Danau Mall GTC Makassar, pada Minggu, 14 Desember 2025.
Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Sulsel menyampaikan bahwa kegiatan fangshen merupakan wujud kepedulian terhadap kelestarian alam dan kehidupan makhluk hidup. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan salah satu program prioritas Menteri Agama Republik Indonesia, yakni Penguatan Ekoteologi, yang menekankan pentingnya membangun kesadaran ekologis berbasis nilai-nilai keagamaan.
“Melalui kegiatan fangshen, umat diajak untuk tidak hanya memahami ajaran welas asih secara konseptual, tetapi juga mengimplementasikannya dalam tindakan nyata yang berdampak positif bagi lingkungan,” ujar Pembimas Buddha Sulsel.
Perwakilan Wandani Sulsel menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara Bimas Buddha dan berbagai unsur umat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan fangshen memiliki nilai spiritual sekaligus edukatif, khususnya dalam menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
Sementara itu, perwakilan Patria Kota Makassar menegaskan bahwa keterlibatan pemuda Buddha dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah di bidang pelestarian lingkungan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Bimas Buddha Sulsel berharap nilai-nilai keharmonisan antara manusia, alam, dan kehidupan dapat terus diperkuat dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat.