Daerah

Ditura Pendik Buddha: Donor Darah Vihara Dharma Agung Sambut Imlek 2577, Wujud Kepedulian Kemanusiaan

Foto Kontributor
Ajeng

Kontributor

Jumat, 16 Januari 2026
...

Makassar, Kemenag Sulsel — Dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2577, Vihara Dharma Agung menyelenggarakan kegiatan bakti sosial donor darah yang dilaksanakan di Vihara Dharma Agung (16/01/26). Kegiatan kemanusiaan ini menargetkan pengumpulan sebanyak 200 kantong darah sebagai wujud kepedulian sosial umat Buddha terhadap sesama.


Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini cukup tinggi. Tercatat sebanyak 230 orang mendaftar sebagai pendonor. Panitia berharap target pengumpulan darah dapat tercapai dan memberikan kontribusi nyata dalam memenuhi kebutuhan darah bagi rumah sakit di Sulawesi Selatan.


Kegiatan donor darah ini merupakan hasil kerja sama antara Vihara Dharma Agung, DPP WALUBI Sulawesi Selatan, dan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Selatan. Ketua Panitia yang juga Pandita Vihara Dharma Agung, Pdt. dr. Henry Liemer Wijaya, Sp.PK, menjelaskan bahwa sejak awal kegiatan ini dirancang untuk mengumpulkan 200 kantong darah sebagai bentuk dukungan terhadap ketersediaan stok darah di rumah sakit.


Sementara itu, Ketua Vihara Dharma Agung, K. Robert Moha, menyampaikan bahwa inisiatif kegiatan donor darah ini berangkat dari tingginya kebutuhan darah di berbagai rumah sakit, baik untuk pasien rutin maupun korban bencana. Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud nyata pengamalan nilai-nilai kebajikan dan cinta kasih dalam kehidupan bermasyarakat.


Perwakilan PMI Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta menyatakan kesiapan untuk terus menjalin kerja sama dengan Vihara Dharma Agung dan vihara lainnya di Sulawesi Selatan dalam pelaksanaan kegiatan donor darah dan aksi kemanusiaan serupa di masa mendatang.


Direktur Urusan Agama dan Pendidikan Buddha, Bapak Nyoman, menilai kegiatan donor darah ini sejalan dengan program prioritas Menteri Agama, khususnya dalam upaya meningkatkan kerukunan dan cinta kemanusiaan serta menghadirkan layanan keagamaan yang berdampak bagi masyarakat. Ia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.


Senada dengan hal tersebut, Pembimbing Masyarakat (Bimas) Buddha Provinsi Sulawesi Selatan, Sumarjo, menegaskan bahwa kegiatan donor darah ini mencerminkan kepedulian umat Buddha bersama masyarakat umum terhadap keselamatan dan kesehatan bersama, sekaligus memperkuat semangat gotong royong lintas umat beragama. (Mrj)

Editor: Ajeng

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default