Gerak Seirama, Prestasi Terdepan: Kemenag Bulukumba Juara I Tepuk Sakinah
Kontributor
Watampone, (Humas Bulukumba) — Prestasi gemilang kembali ditorehkan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba pada ajang Porseni Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Tim Kreasi Tepuk Sakinah Kemenag Bulukumba berhasil meraih Juara I dalam Lomba Kreasi Tepuk Sakinah yang digelar pada Jumat, 8 Januari 2026.
Dalam perlombaan tersebut, Kemenag Bulukumba mendelegasikan lima pasangan suami istri yang berasal dari lingkup Kemenag Bulukumba, yakni:
Muh. Nuryadin Mujunah, S.Pd., M.Pd. (Penyuluh Agama Islam KUA Herlang) bersama Rostilawati, S.Sos. (Penyuluh KUA Herlang);
Akbar Tanjung, S.Ag. (Penyuluh KUA Kajang) bersama Riska, S.P. (Staf Desa);
Asriadi, S.Pd. (MIN 1 Bulukumba) bersama Sri Densi, S.Pd. (Guru SMPN 39 Bulukumba);
Ahmad Sulfiadi, S.Pd.I. (Penyuluh KUA Herlang) bersama Rista Amelia (Staf Desa);s
Serta Sudarman Ahmad, S.Pd. (Penyuluh KUA Kajang) bersama Mirnawati, S.Pd. (Penyuluh KUA Kajang).
Penampilan Tim Kreasi Tepuk Sakinah Kemenag Bulukumba sukses menyita perhatian dewan juri dan penonton. Kekompakan gerakan, ketepatan formasi, serta harmonisasi antar pasangan menjadi nilai lebih yang mengantarkan tim asal Bulukumba ini keluar sebagai juara. Penampilan semakin elegan dengan busana seragam Dharma Wanita yang dikenakan peserta wanita, sementara peserta pria tampil rapi menggunakan jas tutup lengkap dengan dasi, menambah kesan serasi dan berwibawa.
Koordinator Lomba Kreasi Tepuk Sakinah, Hj. Nurlaila Umar, mengapresiasi penampilan yang ditunjukkan oleh Tim Kemenag Bulukumba.
“Kekompakan dan keharmonisan kreasi Tepuk Sakinah yang ditampilkan Tim Kemenag Bulukumba merupakan hasil dari kerja keras dan latihan yang dilakukan secara tekun. Hal ini juga tidak terlepas dari ide kreatif pelatih yang mampu mengemas nilai sakinah dalam bentuk gerakan yang indah dan bermakna,” ujarnya.
Sementara itu, Andi Irfan selaku pelatih koreografi Tim Kreasi Tepuk Sakinah Kemenag Bulukumba menyampaikan bahwa capaian ini menjadi pengalaman berharga baginya, mengingat ini merupakan kali pertama ia menciptakan koreografi Tepuk Sakinah. Ia menilai Tepuk Sakinah yang digagas oleh Kemenag RI memiliki esensi yang sangat mendalam bagi sebuah pasangan suami istri.
“Gerakan dan formasi yang kami tampilkan menggambarkan nilai-nilai sakinah, mawaddah, dan warahmah sebagai pondasi utama dalam membangun keluarga yang harmonis,” ungkapnya.
Ia pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan ke depannya. Menurutnya, lomba ini tidak hanya menjadi ajang kreativitas, tetapi juga sarana edukasi dan inspirasi bagi pasangan-pasangan muda dalam menjalani kehidupan rumah tangga.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menyampaikan pesan bahwa setiap rencana dalam keluarga harus dilandasi oleh kesepahaman dan keridaan dari kedua pasangan,” tambahnya.
Keberhasilan meraih Juara I ini semakin melengkapi partisipasi Kemenag Bulukumba dalam rangkaian HAB Ke-80, sekaligus menjadi bukti komitmen Kemenag Bulukumba dalam menginternalisasi nilai-nilai keluarga sakinah melalui pendekatan seni dan budaya. (Vira)