Guru MIM Tamala'lang Gowa Jadi Pemateri Inti Di MGMP PAI Takalar
Kontributor
Bajeng (Kemenag Gowa) - Guru MI Muhammadiyah Tamala'lang, Muhammad Ikram yang juga merupakan Instruktur Nasional Literasi Kemenag RI dan Fasilitator Sains Kementerian Agama Kabupaten Gowa, diundang secara khusus untuk membawakan materi inti pada LSMPI (Ngobrol Pendidikan Islam) GPAI Takalar pada Sabtu lalu.
Ikram menjelaskan, materi yang disampaikan mencakup tiga aspek krusial yakni, Implementasi Kurikulum Merdeka dengan Pendekatan Mendalam (Deep Learning). Dilanjutkan dengan Pembuatan Modul Ajar dan Penyusunan Kisi-Kisi dan Soal-Soal Sumatif Akhir Semester (SAS).
“Komitmen para guru untuk meningkatkan metode pembelajaran, membuat kami pun bersemangat berbagi ilmu,” ungkap Ikram saat dihubungi melalui whatsapp, Rabu (19/11/2025).
Program Pemberdayaan Kelompok Kerja Guru Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (MGMP PAI) tingkat SMP Kabupaten Takalar menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas profesionalisme guru. Sebanyak 30 guru PAI perwakilan dari 30 SMP Negeri di Takalar mengikuti kegiatan bertajuk yang fokus pada implementasi kurikulum merdeka dengan pendekatan mendalam.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Seksi PAIS Kemenag Kabupaten Takalar, Kartini. Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan di Lab Komputer SMPN 2 Takalar pada Sabtu, (15/11/2025).
Ketua Panitia Kegiatan, Idawati, menyampaikan bahwa MGMP PAI SMP Takalar berterima kasih atas dukungan penuh dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan. Dijelaskan, MGMP PAI SMP Takalar kembali mendapatkan Dana Pembinaan dari Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAI) Kanwil Kemenag Provinsi Sulsel.
“Atas nama seluruh anggota, MGMP PAI SMP Takalar menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sulsel, khususnya Bidang PAI, atas perhatian dan dukungan yang berkelanjutan dalam upaya pemberdayaan Guru Pendidikan Agama Islam di Kabupaten Takalar,” ungkap Idawati.
“Melalui LSMPI ini, tujuan utama kami adalah meningkatkan kompetensi dan profesionalisme Guru Pendidikan Agama Islam serta fokus pada Artificial Intellegence (AI) untuk menjawab setiap tantangan dalam dunia pendidikan,” kata Abd. Haris, Pembina MGMP PAI yang juga ketua AGPAII Sulsel.
Selain guru inspiratif dari Gowa, pemateri lain yang dihadirkan juga merupakan tokoh kompeten di bidangnya, termasuk unsur Pengawas, Praktisi/Fasilitator Nasional Kemenag RI, serta Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Sulawesi Selatan.
Inovasi lain yang ditekankan dalam LSMPI kali ini adalah pengarahan kepada para guru agar mampu menggunakan Aplikasi Artificial Intelligence (AI) dalam persiapan dan pelaksanaan pembelajaran, memastikan GPAI Takalar siap menghadapi era digitalisasi pendidikan.(MI/OH)