Irup HAB Ke-80, Bupati Maros Ajak Tokoh Agama Manfaatkan Medsos Sebarkan Pesan Bijak
Kontributor
Maros (Kemenag Maros)-Bupati Maros Chaidir Syam, menjadi
Inspektur Upacara (Irup) upacara HAB
ke-80 Kemenag tingkat Kabupaten Maros, di gedung Serbaguna, Sabtu (3/1/2026).
Di momen ini, Bupati Chadir hadir bersama Wakil Bupati Maros
A. Muetazim Mansyur dan Forkopimda.
“Alhamdulillah, saya hadir langsung bersama Pak Wakil Bupati.
Sebenarnya saya punya agenda bermalam di Tompobulu, meresmikan Sekolah Kolom di
Tanete Bulu. Sebelumnya, saya sampaikan ke Pak Kakankemenag bahwa saya harus
hadir di Hari Amal Bakti Kemenag ini,” ucap Bupati Chaidir disambut tepuk
tangan ratusan ASN Kemenag Maros.
Terkait dinamika di masyarakat, Bupati Chaidir mengajak
tokoh agama dan penyuluh untuk memanfaatkan teknologi informasi, Medsos untuk
menyebarkan pesan-pesan damai di masyarakat.
“Hampir lima tahun saya membacakan sambutan Menteri Agama.
Kali ini, Prof Nasaruddin Umar melalui sambutan resminya mengajak kita untuk melakukan
transformasi, terutama layanan berbasis digital.
“Dulu pembinaan di masyarakat bisa kita lakukan dengan
hal-hal sederhana, tapi sekarang ada perubahan, perkembangan teknologi
informasi, Medsos. Ini juga merubah karakter masyarakat kita.
“Para ulama, penyuluh, dan para tokoh agama, harus melakukan perubahan masuk ke dunia
teknologi. Tantangan besar kita Medsos. Mari bergerak. Seluruh ASN Kemenag harus
tahu AI, tahu Medsos. Karena perhatian masyarakat kita sekarang di konten
Medsos.
“Para tokoh agama dengan pesan bijaknya, pesan positif, mari
sebarkan di Medsos,” harap Bupati.
“Pesan penting dari sambutan HAB ke-80 Menteri Agama Prof
Nasaruddin Umar, bahwa dunia terus berubah. Dan kita harus bisa mengisinya
dengan hal kreatif dan inovatif.”
Bupati menegaskan bahwa kolaborasi Pemda dan Kemenag Maros
harus terus berlanjut. “Pemda dan Kemenag bagai koin mata uang, sisinya tidak
bisa terpisahkan. Selama ini, Pemda melakukan pembangunan disertai dorongan dan
kolaborasi dari Kemenag Maros.
“Apresiasi kepada penyuluh agama sebagai garda terdepan, di
desa, di kecamatan, yang terus membersamai masyarakat, menjadikan mereka hidup
rukun dan damai. Di antaranya berkat pembinaan penyuluh agama dan tokoh agama.
“Mari kita, mendukung program Asta Cita Bapak Presiden dan
menyukseskan program Pemda.”
Di forum ini, Bupati Chaidir juga menyatakan komitmen untuk
menyukseskan Maros sebagai tuan rumah MTQ tingkat provinsi Sulsel 2026.
Terkait ini, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag)
Maros H. Muhammad Nur Halik, mengajak seluruh ASN Kemenag Maros untuk mendukung
penuh Bupati dan Wakil Bupati dengan program-programnya.
“Terima kasih Bapak Bupati dan Wakil Bupati telah memberikan
sumbangan dan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan Kemenag.
“Tahun ini kita tuan rumah MTQ. Mari kita Gasfull untuk mendukung
Pemkab, menjadi tuan rumah yang baik, menjaga nama baik daerah.
“Tetap doakan Pemkab doakan Bupati dan Wakil Bupati kita dalam
memimpin daerah ini. Semoga terhindar dari bencana dan fitnah terhadap Bupati dan
Wakil Bupati beserta keluarga,” tutupnya. (ulya)