Daerah

Jangan Salah Pahami Rasa: BRUS Kemenag Sinjai Bekali Remaja Kelola Diri

Foto Kontributor
Arfain

Kontributor

Jumat, 28 November 2025
...

Sinjai (Kemenag Sinjai) — Melalui kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah/Madrasah (BRUS), Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sinjai menghadirkan pembinaan yang menekankan pentingnya remaja untuk tidak salah memahami perasaan serta mampu mengelola diri di tengah dinamika pergaulan modern.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (27/11/2025) di Aula Kemenag Sinjai ini diikuti puluhan peserta didik dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Sinjai dan menghadirkan dua pemateri dari Kantor Urusan Agama (KUA) untuk memberi penguatan karakter serta pemahaman emosional bagi remaja.

Sesi pertama dibawakan oleh Penghulu KUA Sinjai Utara, Ahmad Angka, dengan materi “Remaja yang Sehat”. Ia menguraikan bagaimana remaja sering kali salah memahami perasaan, terutama ketika rasa suka atau kagum tumbuh tanpa kendali.

“Perasaan yang tidak dipahami dengan benar seringkali dapat berubah menjadi pilihan yang berisiko bagi masa depan,” jelasnya saat menyinggung pengaruh pergaulan, tekanan sosial, dan kecenderungan remaja mengambil keputusan secara impulsif.

Ahmad Angka menekankan perlunya pendampingan agar remaja mampu membaca situasi, mengenali batas diri, dan menjaga arah tujuan hidupnya.

Pada sesi berikutnya, Penyuluh Agama Islam KUA Sinjai Timur, Lukman, membawakan materi “Terampil Mengelola Diri”. Ia menekankan bahwa remaja perlu mengenali emosi, memahami lingkar kendali, dan membiasakan diri mempertimbangkan konsekuensi sebelum membuat pilihan.

“Setiap pilihan membawa konsekuensi. Remaja yang mampu mengelola diri akan lebih mudah menjaga nilai hidup dan masa depannya,” ujar Lukman dalam sesi refleksi bersama peserta.

Ia juga mengajak remaja berlatih komunikasi sehat agar dapat menyikapi konflik tanpa reaktif dan tetap memegang kendali diri.

Melalui perpaduan materi dari dua narasumber tersebut, Kemenag Sinjai mendorong remaja memiliki kekuatan untuk memahami rasa, bijak dalam pergaulan, serta mampu mengelola diri secara matang.

Pembinaan ini diharapkan menjadi ruang aman bagi remaja sebagai generasi penerus untuk belajar, bertanya, dan menyiapkan diri menghadapi tantangan sosial yang semakin beragam. (SR)

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default