Jelang Puncak HAB Ke-80, Kemenag Sinjai Gelar Dzikir Dan Doa Bersama Penuh Khidmat
Kontributor
Sinjai (Kemenag Sinjai) — Menjelang puncak peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI, jajaran Kantor Kemenag Kabupaten Sinjai menggelar Dzikir dan Doa Bersama di Aula Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Sinjai, Jumat (2/1/2026) sore.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh aparatur Kemenag Sinjai untuk bersimpuh sejenak, memohon keberkahan di tahun yang baru serta kelancaran menyambut hari jadi instansi.
Kepala Kantor Kemenag Sinjai, H. Faried Wajedi, saat membuka kegiatan menyampaikan harapan agar tahun 2026 menjadi tahun peningkatan kualitas diri bagi seluruh jajaran. Ia menekankan pentingnya manajemen waktu dan mengubah kebiasaan lama dalam menyambut tahun baru.
“Kita berharap tahun ini jauh lebih baik dari sebelumnya. Saya menyarankan agar kita tidak membuang-buang waktu dengan sia-sia. Kebiasaan begadang saat menyambut tahun baru, sebaiknya dialihkan untuk memperbanyak ibadah,” ujar H. Faried Wajedi.
Suasana spiritual semakin terasa saat Ustadz H. Hemma menyampaikan tausiyahnya. Ia mengajak jamaah untuk meningkatkan rasa tawakal dan kepercayaan pada takdir Allah SWT. Dalam pesannya, ia mengingatkan bahwa rezeki tidak akan pernah tertukar, sehingga manusia tidak sepatutnya mengejar dunia secara berlebihan hingga melalaikan kewajiban ibadah.
Ustadz H. Hemma juga mengaitkan pesan moralnya dengan kegiatan ziarah makam yang dilakukan jajaran Kemenag Sinjai pada pagi hari sebelumnya.
“Saat ziarah pagi tadi, kita bisa melihat di pekuburan keluarga terdapat berbagai macam ukuran makam, dari yang kecil hingga besar. Ini adalah bukti nyata bahwa ajal tidak mengenal usia, baik muda maupun tua. Karena kita tidak tahu batas usia kita sampai di mana, maka manfaatkanlah sebaik-baiknya waktu yang kita miliki untuk beramal baik,” terangnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan lantunan dzikir dan doa bersama. Di tengah gema zikir yang memenuhi ruangan, suasana berubah menjadi sangat syahdu. Para jemaah nampak hanyut dalam kekhusyukan; sebagian jemaah tak kuasa menahan air mata saat melantunkan asma Allah, sementara yang lain tertunduk mendoakan kebaikan bagi keluarga, instansi, dan bangsa dengan penuh kesungguhan.
Dzikir dan doa bersama ini menutup rangkaian agenda hari kedua di awal tahun 2026 dengan harapan besar agar semangat HAB ke-80 membawa transformasi positif bagi pelayanan keagamaan di Kabupaten Sinjai. (SR)