Kanwil Kemenag Sulsel Finalisasi Persiapan Puncak HAB Ke-80
Kontributor
MAKASSAR, KEMENAG SULSEL — Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan terus mematangkan persiapan puncak Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2026 yang akan dipusatkan di Kabupaten Bone.
Hal tersebut dibahas dalam rapat finalisasi yang digelar secara daring pada Senin (5/1), dengan dipandu Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulsel, H. Aminuddin. Hadir Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Ali Yafid, para Kepala Bidang dan Pembimas, Kepala Kantor Kemenag kabupaten/kota se-Sulsel, serta panitia penyelenggara kegiatan.
Dalam arahannya, Ali Yafid mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Sulawesi Selatan untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan puncak peringatan HAB ke-80 tersebut.
“Kami mengajak seluruh ASN Kemenag Sulsel untuk hadir dan menyukseskan kegiatan ini. Kota Bone akan kita putihkan melalui Gerak Jalan Kerukunan sebagai simbol persatuan dan harmoni,” ujar Ali Yafid.
Gerak Jalan Kerukunan dijadwalkan berlangsung pada 7 Januari 2026 pagi, dengan titik start dan finish di Lapangan Merdeka Bone. Kegiatan ini akan dihadiri langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Gubernur Sulawesi Selatan, sejumlah bupati di Sulsel, para Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), serta tokoh lintas agama.
Selain gerak jalan, rangkaian puncak HAB ke-80 juga akan diisi dengan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kemenag Sulsel dan Temu Tokoh Lintas Agama, serta peluncuran program Eco Pesantren oleh Menteri Agama RI. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut akan dipusatkan di Pondok Pesantren Al Ikhlas Ujung, Kabupaten Bone.
Ali Yafid juga menekankan pentingnya kesiapan panitia Pekan Olahraga dan Seni (Porseni). Adapun cabang olahraga dan seni yang akan dipertandingkan dan dilombakan meliputi tenis lapangan, mini soccer, bola voli, serta cabang seni tepuk zakinah dan lomba karaoke pejabat.
Terkait akomodasi, panitia memperkirakan jumlah peserta mencapai 40 ribu hingga 50 ribu orang. Pihak tuan rumah menyatakan kesiapan dengan menyiapkan rumah-rumah warga sebagai pemondokan peserta.
Puncak peringatan HAB ke-80 ini juga akan dirangkaikan dengan penggalangan donasi kemanusiaan untuk membantu korban bencana di Aceh dan Sumatera Utara.
“HAB harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui penggalangan donasi untuk membantu korban bencana di Aceh dan Sumatera Utara,” tegas Ali Yafid.
Dengan persiapan yang semakin matang, puncak HAB ke-80 Kemenag Sulsel diharapkan menjadi momentum penguatan kerukunan umat beragama, solidaritas sosial, serta kebersamaan ASN Kementerian Agama. (AB)