Kemenag Bone Maraton Perekaman Foto Paspor 1.868 CJH 2026
Kontributor
Watampone, (Kemenag Bone) – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bone bersama Forum Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Kabupaten Bone kembali bersinergi memfasilitasi Calon Jemaah Haji (CJH) dalam proses perekaman foto paspor. Kegiatan vital ini telah dimulai sejak Senin, 24 November, dan dijadwalkan berlangsung maraton hingga 27 November 2025.
Selama empat hari, Kemenag dan KBIH Bone menargetkan penyelesaian perekaman foto paspor bagi 1.868 jemaah, angka yang sesuai dengan kuota manifes Kabupaten Bone untuk pemberangkatan musim haji tahun 2026. Walau sebelumnya dibul Oktober 2025 telah dilakukan perekaman foto paspor sebanyak 288 jemaah.
Pada hari kedua pelaksanaan, Selasa (25/11/2025), sebanyak 250 jemaah dilayani. Perekaman foto dilakukan langsung oleh tim profesional dari Imigrasi Makassar untuk memastikan validitas dan kualitas data. Prosedur yang harus dipenuhi jemaah adalah membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), serta dokumen penting lainnya. Bagi jemaah yang sudah memiliki paspor namun masa berlakunya telah habis, mereka dapat mengaktifkannya kembali dengan syarat membawa salinan (fotokopi) paspor lama.
Menanggapi kelancaran proses ini, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bone, Dr. H. Abdul Rafik, M.Pd, menyampaikan apresiasi dan harapannya. H. Abdul Rafik menekankan bahwa percepatan proses keimigrasian ini adalah wujud komitmen Kemenag Bone dalam memberikan pelayanan prima, dan memastikan seluruh dokumen jemaah rampung jauh sebelum keberangkatan.
"Kami berharap sinergi antara Kemenag, KBIH, dan Imigrasi ini dapat menjamin kelancaran administrasi seluruh 1.868 jemaah. Proses perekaman foto paspor ini adalah langkah awal yang sangat penting, jadi harus kita kawal dengan teliti dan cepat," ujarnya.
H. Abdul Rafik juga mengingatkan para calon tamu Allah untuk mulai fokus pada persiapan spiritual dan fisik. "Kepada seluruh jemaah, manfaatkan waktu tunggu ini untuk terus menjaga kesehatan, memperbaiki niat, dan memperdalam ilmu manasik haji. Kami berharap seluruh jemaah kita senantiasa sehat, sehingga ketika jadwal keberangkatan tiba, mereka dapat berangkat tanpa kendala dan menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan sempurna hingga kembali ke tanah air dengan predikat Haji Mabrur," tutupnya penuh harap. (ahdi)