Kemenag Sinjai Kawal Evaluasi BPKP, Prestasi MAN 2 Diganjar Sarpras Digital
Kontributor
Sinjai (Kemenag Sinjai) --- Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Sinjai melalui Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) secara proaktif mengawal agenda penting dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan tujuan memverifikasi dan meningkatkan kualitas madrasah di Sinjai. Kunjungan kerja BPKP yang berlangsung pada Selasa (18/11/2025) ini difokuskan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 berdasar pada tujuan utama yakni Evaluasi Kualitas Pendidikan Berkelanjutan dan Monitoring Sarana Prasarana (Sarpras) Digital yang telah diterima sebelumnya.
Kepala Kankemenag Sinjai, H. Faried Wajedi, menegaskan bahwa proses ini akan terus dikawal dan dipastikan tindak lanjut dari hasilnya.
"Ini adalah bukti kekompakan dan kerja tim yang sangat bagus dari MAN 2 Sinjai. Suatu kesyukuran, bantuan Sarpras Digital yang diterima adalah apresiasi atas dampak positif yang dibawa madrasah ini. Kami pastikan rekomendasi dari BPKP akan ditindaklanjuti secara serius untuk mengamankan kualitas pendidikan di Sinjai," ujar Faried.
Kunjungan BPKP juga sekaligus melaksanakan monitoring terhadap sejumlah perangkat komputer yang baru diterima MAN 2 sebagai bagian dari bantuan Sarpras Digital. Bantuan yang hanya dialokasikan untuk 5 madrasah dalam anggaran ini diberikan sebagai ganjaran dampak luar biasa dari prestasi akademik MAN 2 Sinjai berhasil meloloskan 10 peserta didiknya menuju Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi tahun 2025.
Kepala MAN 2, Hj. Zakiah Parman, menyambut dukungan nyata ini dengan optimis.
"Bantuan sarpras yang telah diterima sangat efisien untuk kemajuan madrasah ke depannya. Kami merasa senang karena akan diberi petunjuk dan ruang untuk perbaikan secara langsung. Kami yakin fasilitas baru ini akan membantu untuk mencetak lebih banyak lagi siswa berprestasi," ujar Zakiah.
MAN 2 Sinjai terpilih sebagai madrasah uji petik BPKP karena menunjukkan dampak peningkatan kualitas yang konsisten, dibuktikan dengan nilai ANBK tertinggi selama tiga tahun berturut-turut.
Perwakilan BPKP Sulsel, Gita Ganesha dan Lailatul Rosidah, menjelaskan bahwa evaluasi ini bertujuan memverifikasi kesesuaian rapor nasional madrasah.
"Kami datang untuk melihat bagaimana tindak lanjut rekomendasi perbaikan kualitas sudah dilakukan. Jika ada kendala, kami bantu intervensi. Ini adalah langkah preventif untuk memastikan kualitas pendidikan di madrasah terus terjaga dan terukur," jelas Gita.
Kepala Seksi (Kasi) Penmad Kemenag Sinjai, H. Syamsuddin, menambahkan bahwa ini adalah upaya Kemenag untuk melakukan tindakan preventif dan pembinaan lebih awal agar madrasah Sinjai selalu on track dengan standar nasional.
Proses evaluasi mencakup wawancara dengan 5 guru Tim Pengembang Kurikulum dan 10 peserta didik kelas XII, serta meninjau dokumen untuk melihat kesiapan madrasah menjadi role model kualitas.
Kementerian Agama Kabupaten Sinjai berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan mutu dan tata kelola pendidikan madrasah. Kunjungan BPKP kali ini adalah momentum penting yang membuktikan bahwa prestasi akan selalu berbuah dukungan, dan madrasah lain didorong untuk terus meningkatkan kinerja ANBK serta prestasi siswa agar mendapatkan alokasi program serupa di masa mendatang. (SR)