Kepala MTsN 1 Bone Dan Wakamad Kurikulum Pantau Langsung Pelaksanaan ANBK

Kontributor
Watampone, (Kemenag Bone) – Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Bone, H. Ambo Asse bersama Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, H. Jabbar, memantau langsung pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di ruang kelas 9A MTsN 1 Bone, Rabu (27/8/2025).
Sebanyak 45 siswa mengikuti asesmen yang akan berlangsung selama dua hari, yakni Rabu dan Kamis (27–28/8/2025).
Asesmen Nasional ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bone sebagai bagian dari evaluasi sistem pendidikan di tingkat satuan pendidikan. Pada hari pertama, peserta mengerjakan materi Literasi dan Survei Karakter, sementara hari kedua akan dilanjutkan dengan materi Numerasi dan Survei Lingkungan Belajar.
Tujuan utama dari ANBK adalah untuk mengevaluasi mutu pendidikan secara menyeluruh di setiap satuan pendidikan, bukan menilai capaian individu siswa. Asesmen ini juga menjadi salah satu indikator dalam pemetaan kualitas pembelajaran serta lingkungan belajar, termasuk bagaimana keterlibatan siswa, budaya sekolah, dan dukungan guru terhadap proses belajar.
Dalam kegiatan ini, Husnul Khatimah bertugas sebagai pengawas ruang ujian, sementara Asmar, guru IPS MTsN 1 Bone, menjadi proktor. Bertindak sebagai teknisi adalah Arif Rahman, guru mata pelajaran PPKn.
Kepala MTsN 1 Bone, H. Ambo Asse, menyampaikan pentingnya pelaksanaan ANBK bagi madrasah. “Asesmen Nasional ini sangat penting sebagai cerminan mutu pembelajaran di madrasah kita. Dari hasilnya, kita bisa mengetahui sejauh mana efektivitas proses belajar mengajar yang telah berjalan, serta apa saja yang perlu kita tingkatkan,” ungkapnya.
Senada dengan itu, H. Jabbar selaku Wakamad Kurikulum juga menyampaikan harapannya terhadap ANBK ini. “Kami berharap siswa-siswi bisa mengikuti asesmen ini dengan serius. Bukan sekadar memenuhi kewajiban, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan madrasah kita,” ujarnya.
Pelaksanaan ANBK di MTsN 1 Bone hari pertama berlangsung dengan lancar tanpa kendala teknis yang berarti. Pihak madrasah memastikan kesiapan sarana dan prasarana, termasuk jaringan internet dan perangkat komputer, agar pelaksanaan asesmen dapat berjalan optimal hingga hari terakhir. (Ebah/Ahdi)