MAN IC Gowa Torehkan Prestasi Di Ajang KOBRA Part 3 Sulawesi Selatan
Kontributor
Makassar (Kemenag Gowa). Prestasi kembali ditorehkan oleh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Gowa pada ajang Kompetisi Paskibra Stemzha Part 3 (KOBRA Part 3) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang diselenggarakan oleh SMKN 2 Makassar di bawah naungan Paskibra Stemzha Unit 202 Makassar, pada tanggal 14–18 Oktober 2025.
KOBRA Part 3 merupakan kegiatan dua tahunan yang menjadi wadah bagi pelajar se-Sulawesi Selatan untuk mengembangkan kemampuan, kedisiplinan, dan kreativitas di bidang kepaskibraan. Tahun 2025 menandai penyelenggaraan ketiga kegiatan ini dengan tiga kategori utama, yakni Kategori Seni (Dinding Kobra, Desain Infografis, Teater Musikal), Kategori Tradisional (Mainan Tradisional dan Sepak Takraw), serta Kategori Khusus (Keterampilan Baris-Berbaris, Formasi Barisan, dan Tata Upacara Bendera).
Dalam kompetisi ini, MAN Insan Cendekia Gowa berhasil meraih Juara 1 pada Lomba Mainan Tradisional (Mantra) yang diwakili oleh Andi Sry Indayani, Hudzwah Kamila Hamla, Ahmad Tharif, dan Uways Alqarni.
Tak hanya itu, tim MAN IC Gowa juga meraih Juara 3 pada Lomba Tata Upacara Bendera (TUB) yang diikuti oleh Uways Alqarni, Muh. Samudra Putra Sugiarto, Syahrul Noviansyah Wagola, Izza Zilmiradhi Syamsul, M. Nandana Daniswara Chaerul, Hudzwah Kamila Hamka, Muhammad Muhyi Mubarak, Afaf Amirah Khaeril, Rahmatul Ummah, A. Luthfiyyah Dg. Karamah, Khaira Aulyani Magfirah, Nur Ashzany Zuleyka, Zahra Fatin, Raihanah Nuraini Mashuri, Uswah Raudhah Nurmaulida, Munjiah Zamharirah, Faiqah Muthia Wahidin, Nesya Amira Ainun Mahya, Sitti Khadijah Arsat, Deswita Adhelia M, Ahmad Tharif, Alphons Aminurullah Riberu, Muh. Andika Jalaluddin Rumi, Muh. Joureal Kaori, Mufli Huwaidi, Muh. Naufal Adz Dzaki Syam, Muh. Raza Nuruddin, Nur Hidayat Albek, Muh. Aqil Falah, A. Zhafran Ramadhan, dan Zaky Khairy Rizal.
Capaian tersebut tidak terlepas dari peran dan bimbingan pembina ekstrakurikuler Paskibra, Dini Aminarti, yang senantiasa mendampingi peserta dalam proses latihan dan pembinaan karakter. Kedisiplinan, kekompakan, serta semangat kompetitif menjadi kunci utama keberhasilan tim MAN IC Gowa dalam ajang ini. Juga dukungan yang paripurna dari seluruh civitas academica dan komite madrasah.
Kepala MAN IC Gowa, Burhanuddin, memberikan apresiasi atas pencapaian yang diraih para siswa. Ia menilai bahwa prestasi ini merupakan bukti konkret dari hasil pembinaan yang berkesinambungan serta cerminan budaya unggul yang terus dijaga oleh madrasah.
“Prestasi ini adalah refleksi dari kerja keras, disiplin, dan kebersamaan. Anak-anak MAN IC Gowa telah menunjukkan bahwa semangat juang dan integritas adalah kunci menuju keunggulan. Kemenangan bukan hanya tentang piala, tetapi tentang proses yang membentuk karakter dan kepemimpinan,” ujar Ustad Bur, sapaan akrabnya.
Ia menambahkan, madrasah akan terus memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan akademik maupun nonakademik yang mendukung terbentuknya profil insan cendekia berilmu luas, berakhlak kuat, dan berdaya saing tinggi.
“Sebagai lembaga pendidikan unggulan, MAN IC Gowa berkomitmen untuk melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual, tangguh secara moral, dan sigap dalam mengabdi. Terima kasih kepada seluruh pembina, guru, dan siswa yang telah mengharumkan nama madrasah,” pungkasnya.
Dengan capaian ini, MAN IC Gowa kembali menegaskan eksistensinya sebagai madrasah yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga aktif dalam menumbuhkan semangat nasionalisme dan kedisiplinan melalui kegiatan kepaskibraan.(Din/OH)