Daerah

Melepas Dengan Hormat, Menyambut Dengan Doa: KUA Hadirkan Semangat Baru Pelayanan Umat

Jumat, 05 Desember 2025
...

Belopa (Kemenag Luwu) – Serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se- Kabupaten Luwu berlangsung khidmat sejak 1 hingga 4 Desember 2025. Rangkaian agenda dimulai di KUA Kecamatan Belopa dan ditutup di KUA Kecamatan Walenrang Timur. Kegiatan dihadiri Plt. Kakankemeg Kabupaten Luwu, Drs. H. Jufri, MA, Kasubag TU, Kasi Bimas Islam, Staf Kepegawaian Kemenag Luwu, Camat, Kepala Desa/Lurah, Imam Desa, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, H. Muh. Suyuti, yang kini bertugas sebagai Kepala KUA Kecamatan Suli, menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan dan dukungan seluruh jajaran KUA, tokoh agama, serta masyarakat selama menjalankan amanah di tempat tugas sebelumnya.

“Alhamdulillah, amanah sebagai KUA Belopa Utara dan Plt. KUA Belopa telah saya tunaikan hingga hari ini. Semoga ini bukan akhir, tetapi menjadi pintu kebaikan berikutnya. Staf sangat dewasa dan madiri, sehingga saya hanya mengarahkan. Semuanya berjalan sesuai aturan, “ ujarnya.

Sementara itu, Drs. Kisman, Kepala KUA Belopa yang baru, menekankan pentingnya sinergi dan kesamaan visi dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Mari kita jadikan Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai tempat pelayanan yang aman, cepat, dan tepat,” pesannya. Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program KUA membutuhkan dukungan dari Imam Desa serta seluruh elemen masyarakat. “Pengalaman kami masih perlu diperkaya dengan bimbingan pimpinan dan para pendahulu,” tambahnya.

Kepala Kantor Kemenag Luwu, Drs. H. Jufri, MA, dalam arahannya menegaskan bahwa sertijab merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan memperkuat kinerja dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Mutasi diharapkan menghadirkan semangat baru. Kita berterima kasih kepada pejabat lama atas pengabdian dan pelayanan prima, termasuk pembinaan keluarga sakinah serta layanan pencatatan nikah dan rujuk,” ungkapnya.

H. Jufri juga menyoroti pentingnya penguatan moderasi beragama, kolaborasi lintas pihak, serta peningkatan kualitas pendataan umat mulai dari data kelahiran, pernikahan, hingga jumlah jamaah haji.

“Kita harus saling menghargai tanpa melihat agama, suku, atau budaya. Bahkan alam pun perlu dijaga. Program ekoteologi mengajarkan bahwa semua makhluk adalah ciptaan Allah dan patut disayangi,” tegasnya.

Menutup sambutannya, H. Jufri mengajak seluruh jajaran KUA untuk terus berinovasi, menjaga integritas, dan mempererat hubungan dengan para pemangku kepentingan di kecamatan dan kelurahan guna memperkuat pelayanan kepada masayarakat. Isl/Um.

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default