Daerah

Pembinaan Penghulu Kota Makassar, Kemenag Tekankan Profesionalisme Dan Pencegahan Perceraian

Foto Kontributor
Muhammad Imran

Kontributor

Jumat, 23 Januari 2026
...

Makassar (Kemenag Makassar) — Kementerian Agama Kota Makassar menegaskan pentingnya peran strategis penghulu dalam menjaga ketahanan keluarga dan menekan angka perceraian melalui kegiatan Pembinaan Penghulu Kota Makassar yang digelar di Royal Apartemen Makassar, Kamis (22/1/2026).


Kegiatan ini diselenggarakan oleh Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kota Makassar dan dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar H. Muhammad, didampingi Kasi Bimas Islam H. Ambo Sakka Ambo. Turut hadir Ketua APRI Provinsi Sulawesi Selatan H. Abdul Rahman, Ketua APRI Kota Makassar Muh. Sahril, serta puluhan penghulu se-Kota Makassar.


Dalam laporannya, Ketua APRI Kota Makassar Muh. Sahril menyampaikan bahwa jumlah penghulu di Kota Makassar sebanyak 43 orang, termasuk Ketua Tim Kepenghuluan Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan. Menurutnya, pembinaan ini penting untuk memperkuat kapasitas, integritas, dan kekompakan penghulu dalam menjalankan tugas pelayanan keagamaan.


Sementara itu, Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Makassar H. Ambo Sakka Ambo menekankan bahwa pembinaan penghulu harus terus ditingkatkan seiring besarnya jumlah peristiwa nikah di Kota Makassar.


“Pembinaan ini diharapkan membuat para penghulu semakin kompak, profesional, dan ikhlas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, khususnya dalam pelayanan pernikahan, mulai dari pencatatan, pembinaan, hingga pelaksanaan akad nikah,” ujarnya.


Ia mengungkapkan, sepanjang tahun terakhir tercatat sekitar 6.000 peristiwa nikah di Kota Makassar, disertai dengan sekitar 2.000 kegiatan bimbingan perkawinan. Dengan kondisi Makassar sebagai kota besar, ia menilai optimalisasi peran penghulu menjadi sebuah keharusan.


“Penghulu harus profesional dan menjadi teladan. Jangan sampai kita menikahkan orang, tetapi kita sendiri tidak mampu menjadi contoh dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat,” tegasnya.


Ketua APRI Provinsi Sulawesi Selatan H. Abdul Rahman dalam sambutannya mengingatkan pentingnya organisasi sebagai sarana memperkuat integritas dan kekompakan penghulu.


“Melalui APRI, mari kita terus menjaga integritas, kebersamaan, dan kekompakan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Makassar H. Muhammad menyampaikan bahwa berdasarkan laporan Bimas Islam, angka pernikahan di Kota Makassar mencapai sekitar 6.000 peristiwa, sementara angka perceraian berada di kisaran 2.000 kasus.


Ia menegaskan bahwa tugas Kementerian Agama, termasuk penghulu di dalamnya, bukan sekadar melaksanakan akad nikah, tetapi juga berupaya mencegah perceraian.


“Perceraian adalah perbuatan yang dibenci oleh Allah. Karena itu, kita tidak boleh membiarkan pasangan suami istri mudah berpisah tanpa upaya pembinaan dan pencegahan,” tegas H. Muhammad.


Menurutnya, penghulu merupakan ujung tombak Kementerian Agama yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Oleh karena itu, nama baik dan integritas penghulu harus dijaga dengan sungguh-sungguh.


“Penghulu itu ibarat orang yang berada di hilir. Apa yang kita bimbing dan arahkan di hulu akan mengalir hingga ke masyarakat. Kita tidak boleh hanya melihat air mengalir tanpa manfaat, tetapi harus mengarahkannya agar memberi manfaat bagi umat,” jelasnya.


Ia menambahkan, dalam setiap pelayanan pernikahan dan bimbingan, penghulu harus mampu memberikan pencerahan, nasihat, dan penanaman fungsi-fungsi agama agar pasangan yang dinikahkan memiliki kesan dan bekal spiritual yang kuat.


“Jika fungsi agama diterapkan dengan baik melalui KUA dan para penghulu, maka masyarakat akan merasakan langsung manfaat kehadiran Kementerian Agama,” pungkasnya.


Kegiatan pembinaan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas, objektivitas, dan profesionalisme penghulu, sehingga pelayanan pernikahan dan pembinaan keluarga di Kota Makassar semakin berkualitas dan berdampak bagi masyarakat.

Editor: Andi Baly

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default