Daerah

Mental Juara Di Balik Debut Hadroh: Santri Ponpes Ibadurrahman Sinjai Tampil Perdana Di Ajang Provinsi

Foto Kontributor
Arfain

Kontributor

Senin, 06 Oktober 2025
...

Wajo (Kemenag Sinjai) --- Pondok Pesantren Ibadurrahman dari Kabupaten Sinjai mencatatkan partisipasi perdana yang membanggakan dalam Lomba Hadroh Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Kegiatan ini berlangsung pada 4–5 Oktober 2025 di Lapangan Merdeka, Sengkang, sebagai bagian dari rangkaian Musabaqah Qira'atil Kutub (MQK) Tingkat Internasional pertama se-Asia Tenggara.

Sebanyak 12 santri dari jenjang Tsanawiyah dan Aliyah tampil sebagai peserta ketiga pada Sabtu siang (4/10), menyusul Kabupaten Wajo dan Enrekang. Meski belum memiliki pengalaman dalam seni Hadroh, para santri menunjukkan keberanian luar biasa dan semangat belajar yang tinggi. Tim ini sebelumnya lebih akrab dengan seni Marawis, sehingga harus beradaptasi cepat dalam waktu persiapan yang singkat.

Kamriana, pembina tim, menyebut proses latihan sebagai tantangan yang dijawab dengan dedikasi penuh. “Anak-anak belajar dari nol, tapi mereka tidak gentar. Ini bukan soal menang, tapi soal berani tampil dan belajar,” ujarnya.

Selain mengikuti lomba, delegasi Ponpes Ibadurrahman juga turut serta dalam Expo Kemandirian Pesantren yang berlangsung di lokasi yang sama. Dua partisipasi sekaligus ini menjadi bukti bahwa pesantren mampu hadir aktif dalam berbagai ruang pengembangan diri.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sinjai, H. Faried Wajedi, menyampaikan apresiasi atas keberanian para santri, yang menurutnya mencerminkan mental juara dan semangat untuk berkembang. “Keikutsertaan mereka adalah bentuk keberanian yang luar biasa. Mental juara bukan soal podium, tapi soal semangat untuk tampil dan belajar. Kami bangga dan akan terus mendukung potensi para santri,” tegasnya.

Pimpinan Ponpes Ibadurrahman, H. Musannif Junaid, juga menyampaikan rasa syukur atas kesempatan ini. “Kami tidak mengejar gelar, tapi pengalaman. Menjadi wakil Kabupaten Sinjai adalah kebanggaan tersendiri bagi kami,” tuturnya.

Lomba Hadroh ini dibuka oleh Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Wilayah Kemenag Sulsel, H. Muh Yunus, yang menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap seni Islami yang menjadi bagian penting dari pendidikan pesantren. “Lomba Hadroh ini menambah semarak MQK dan menunjukkan bahwa seni Islami adalah bagian dari dakwah yang menyentuh hati,” ujarnya.

Keikutsertaan Ponpes Ibadurrahman menjadi bukti bahwa keberanian dan semangat belajar adalah fondasi utama dalam membangun generasi santri yang tangguh dan berdaya saing. (S.R)

Editor: Andi Baly

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default