Perkuat Peran KUA: Kepala KUA Lanrisang Hadiri Diseminasi Audit Maternal–Perinatal Di Pinrang
Kontributor
Lanrisang, (Kemenag Pinrang) – Kepala KUA Kecamatan Lanrisang, Muhammad Farid, mengikuti kegiatan Pertemuan Diseminasi Hasil Audit Kasus Kematian Maternal dan Perinatal sesuai Surat Tugas yang diterbitkan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Hotel MS Jalan Jenderal Sukowati Pinrang pada Senin, (17/11/2025).
Kegiatan diseminasi ini merupakan tindak lanjut dari surat Bupati Pinrang Nomor 400.7/2665/Dinkes yang membahas hasil audit berbagai kasus kematian maternal dan perinatal yang terjadi di wilayah Kabupaten Pinrang. Forum ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan Kemenag, dinas terkait, tenaga kesehatan, serta tokoh masyarakat.
Muhammad Farid, selaku Kepala KUA Lanrisang, menegaskan pentingnya keterlibatan KUA dalam isu kesehatan keluarga, terutama yang berkaitan dengan pencegahan risiko kematian ibu dan bayi. “KUA tidak hanya mengurus administrasi pernikahan, tetapi juga memiliki peran penting dalam edukasi keluarga. Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa memahami faktor penyebab dan melakukan langkah pencegahan melalui bimbingan perkawinan dan penyuluhan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci penting dalam menurunkan angka kematian maternal dan perinatal di Pinrang. “Kolaborasi sangat dibutuhkan. Dengan duduk bersama, kita bisa mencari solusi yang lebih tepat dan terukur agar kejadian serupa dapat diminimalkan,” tambahnya.
Kegiatan diseminasi ini juga memberikan ruang diskusi mengenai strategi pencegahan, peningkatan kualitas layanan kesehatan, serta penguatan edukasi kepada masyarakat, terutama pasangan usia subur dan calon pengantin. Para peserta mendapatkan pemaparan data dan rekomendasi kebijakan yang dapat diterapkan di lapangan.
Menurut Farid, materi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut sangat relevan dengan tugas KUA sebagai lembaga yang berperan langsung dalam memberikan pembinaan keluarga. “Informasi seperti ini menjadi bekal bagi kami untuk menyampaikan edukasi yang lebih komprehensif dalam bimbingan pra-nikah. Pencegahan dimulai dari pengetahuan,” tuturnya.
Pertemuan diseminasi berlangsung sejak pukul 08.30 WITA hingga selesai dan ditutup dengan komitmen bersama antarinstansi untuk meningkatkan koordinasi, pemantauan, serta upaya edukatif guna menekan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Pinrang.