Daerah

Santri MTs Ponpes As’adiyah Dapoko Raih Juara II Di Ajang Dewi Sri Cup I Gowa

Foto Kontributor
Humas Bantaeng

Kontributor

Rabu, 31 Desember 2025
...

Gowa, (Kemenag Bantaeng) - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh santri MTs Pondok Pesantren As’adiyah Dapoko. Anugrah Zul Fajar berhasil meraih Juara II pada cabang renang gaya bebas 25 meter putra dalam ajang Kejuaraan Renang Pemula Antar Sekolah se-Sulawesi Selatan (Dewi Sri Cup I) yang digelar di Kabupaten Gowa, Selasa (30/12).

Anugrah Zul Fajar tampil gemilang pada nomor 25 meter gaya bebas putra kategori SMP/MTs kelas I, II, dan III. Ia mampu bersaing ketat dengan para atlet muda dari berbagai sekolah dan madrasah.

Perlombaan berlangsung sengit dan penuh semangat, menuntut kecepatan, teknik, serta fokus tinggi sejak start hingga menyentuh garis finis.

Kejuaraan Dewi Sri Cup I ini sejalan dengan perkembangan cabang olahraga renang di Indonesia yang terus menunjukkan kemajuan, khususnya pada level pembinaan usia dini dan pelajar.

Di Sulawesi Selatan, olahraga renang juga mengalami perkembangan yang cukup signifikan dengan semakin banyaknya kejuaraan antar sekolah dan klub renang sebagai wadah pembinaan atlet muda.

Menanggapi capaian yang diraihnya, Anugrah Zul Fajar mengaku bersyukur atas hasil yang diperoleh.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa meraih juara dua. Lawan-lawan yang saya hadapi sangat kuat dan memiliki teknik yang bagus. Hasil ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berlatih lebih giat dan memperbaiki kemampuan ke depannya,” ujar Anugrah Zul Fajar.

Sementara itu, Ustadzah Rohani, selaku Kepala Madrasah Tsanawiyah As’adiyah Dapoko, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi tersebut.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi kami. Santri MTs As’adiyah Dapoko telah menunjukkan bahwa dengan disiplin dan kerja keras, mereka mampu berprestasi di berbagai bidang, termasuk olahraga,” tuturnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Pimpinan Pondok Pesantren As’adiyah Dapoko, Gurutta Kiai Hamzah Israil. Ia menegaskan bahwa cabang olahraga renang bukanlah olahraga yang mudah dan memerlukan keterampilan khusus yang harus terus diasah.

“Renang bukan cabang olahraga yang mudah. Dibutuhkan skill khusus, ketekunan, serta latihan yang berkelanjutan untuk mencapai prestasi. Apa yang diraih Anugrah Zul Fajar adalah hasil dari proses latihan dan kesungguhan. Semoga prestasi ini terus ditingkatkan dan menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk mengasah potensi yang dimiliki,” ungkap Gurutta.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Pondok Pesantren As’adiyah Dapoko, tetapi juga diharapkan dapat berkontribusi positif terhadap perkembangan olahraga renang di Sulawesi Selatan.

Dukungan berkelanjutan dari pesantren, madrasah, orang tua, dan masyarakat dinilai penting dalam mencetak atlet-atlet berprestasi yang berakhlak dan berdaya saing. (umr)

Editor: arfan

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default