Satukan Persepsi, Kemenag Luwu Mantapkan Langkah Menuju Kinerja Berkualitas
Kontributor
Belopa (Kemenag Luwu) – Mengawali tahun anggaran 2026 dengan semangat
kebersamaan dan perencanaan yang matang, Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Luwu menggelar rapat pembahasan Perjanjian Kinerja di Aula Kantor Kemenag Luwu,
Selasa (20/1/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung
oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu, H.
Muhammad Subhan, S.Ag., M.Pd.I, dan dihadiri para Kepala Seksi dan
Penyelenggara, Kepala KUA se-Kabupaten Luwu, Kepala Madrasah Negeri, perencana,
bendahara, serta pengelola keuangan.
Dalam arahannya, H. Muhammad
Subhan terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran atas
adanya penundaan pencairan anggaran di awal tahun. Ia menjelaskan bahwa kondisi
transisi akhir tahun anggaran yang padat kegiatan menjadi salah satu
penyebabnya.
“Situasi ini menjadi pembelajaran
bagi kita semua untuk melakukan perencanaan yang lebih matang sejak awal,”
ujarnya.
Ia menyoroti Seksi Bimbingan
Masyarakat Islam sebagai salah satu unit dengan jumlah kegiatan terbanyak, yang
sering kali menghadapi jadwal padat dan tumpang tindih. Oleh karena itu, Subhan menekankan pentingnya
penyusunan jadwal kegiatan segera setelah DIPA diterima.
“Begitu DIPA turun, kita harus langsung menyusun jadwal kegiatan secara
rinci, disesuaikan dengan waktu pelaksanaan yang paling tepat. Apakah kegiatan
itu terlaksana kemudian hari atau tidak, itu soal berikutnya. Yang terpenting,
di awal tahun kita sudah bergerak dengan perencanaan,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh satuan kerja, termasuk madrasah dan KUA, untuk
menyelaraskan agenda kegiatan dengan program pembelajaran dan pelayanan
masyarakat. Dengan gaya santai, ia menyampaikan bahwa pencairan anggaran
terkadang sulit diprediksi, “seperti jodoh,” candanya, yang disambut senyum
peserta rapat.
Menurutnya, rapat bersama seperti ini menjadi ruang strategis untuk
menyatukan persepsi, merekap seluruh rencana kegiatan, dan menghindari
kebingungan di kemudian hari. Ia pun menetapkan target capaian kinerja
yang jelas dan terukur di setiap triwulan.
Pada triwulan pertama, Kemenag Luwu menargetkan realisasi kegiatan dan
anggaran minimal 30 persen. Memasuki triwulan kedua pada bulan Juni, capaian
diharapkan mencapai 70 persen, meningkat menjadi 90 persen di triwulan ketiga
bulan September. Dengan demikian, triwulan keempat hanya menyisakan sekitar 10
persen, yang umumnya berupa belanja pegawai dan kebutuhan rutin lainnya.
“Jika pola ini konsisten kita jalankan, saya yakin capaian kinerja kita
akan jauh lebih baik,” ungkapnya optimistis.
Tak hanya soal anggaran, H. Muhammad Subhan juga menekankan pentingnya
membangun budaya kerja yang bersih dan nyaman. Ia mengajak seluruh jajaran
untuk rutin melakukan gotong royong, khususnya di lingkungan KUA, baik melalui
kerja bakti setiap Jumat maupun kegiatan kebersihan harian.
“Lingkungan kerja yang bersih, rapi, dan indah akan menghadirkan kenyamanan
dan semangat saat kita melayani masyarakat,” katanya.
Menutup arahannya, H. Muhammad Subhan mengajak seluruh peserta rapat untuk
mengawali tahun anggaran ini dengan niat yang tulus dan ikhlas sebagai bentuk
pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Kita diberi amanah untuk mengelola uang rakyat. Mari kita pastikan setiap
rupiah yang digunakan benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat,”
pungkasnya. Isl/Um.