Daerah

Subair Wakamad Humas MAN Pinrang Jadi Peserta Terbaik Rakerwil Dan Workshop AI KKMA Sulsel

Foto Kontributor
WAHYUDDIN

Kontributor

Rabu, 17 September 2025
...

Makassar, (Kemenag Pinrang) – Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) Sulawesi Selatan berhasil menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dan Workshop Coding serta Artificial Intelligence (AI) sebagai upaya peningkatan kompetensi kepala dan wakil kepala madrasah di seluruh Sulsel. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel, Ali Yafid, dan dihadiri para kepala MA bersama wakil kepala bidang kurikulum, kesiswaan, sarana prasarana, serta humas. Ahad, (14/08/2025).

Pada penutupan kegiatan, Subair, Wakil Kepala MAN Pinrang bidang Humas, meraih penghargaan sebagai salah satu peserta terbaik. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel, Wahyuddin Hakim. Selain Subair, apresiasi serupa juga diberikan kepada perwakilan Kemenag Kabupaten Pinrang yakni Faharuddin Hakim dari Wakamad Humas MA Maarif Ujung Lero, Pinrang, serta MA Ummul Mukminin Makassar.

Subair bahkan dipercaya mewakili seluruh peserta untuk memberikan testimoni atas jalannya kegiatan. Dalam penyampaiannya, ia menyoroti pentingnya pemanfaatan AI di dunia pendidikan secara bijak.

“AI sebaiknya dipandang sebagai mitra berpikir, bukan sumber kebenaran mutlak. Setiap informasi yang dihasilkan perlu disaring, dianalisis, dan diverifikasi agar tidak menimbulkan bias. Dengan begitu, siswa dapat membangun dasar ilmu yang lebih kuat,” ungkapnya di hadapan peserta.

Ia juga mengingatkan perlunya budaya belajar berkelanjutan di tengah percepatan teknologi. “Perubahan dalam dunia digital begitu cepat. Apa yang hari ini dianggap baru bisa jadi esok sudah ketinggalan. Karena itu, kita tidak boleh berhenti mengasah kemampuan dan terus memperbarui wawasan,” tambahnya.

Pemikiran kritis Subair terkait peran AI mendapat sambutan positif. Sebelumnya, Edward Ranggong, Google for Education Specialist untuk wilayah Sulsel, Sulbar, dan Sultra, turut mengapresiasi pertanyaan Subair tentang strategi pemanfaatan AI agar tidak melahirkan bias dalam proses pembelajaran siswa.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Wahyuddin Hakim, menilai testimoni tersebut sebagai indikator keberhasilan kegiatan. “Apa yang disampaikan Saudara Subair menunjukkan bahwa workshop ini benar-benar memberikan manfaat nyata dan berhasil meningkatkan kapasitas peserta, baik kepala madrasah maupun wakilnya,” tuturnya.

Rangkaian Rakerwil dan Workshop yang berlangsung lancar ini diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi baru dalam pengelolaan madrasah, khususnya dengan memanfaatkan teknologi coding dan AI. Dengan begitu, madrasah di Sulawesi Selatan semakin siap menghadapi tantangan pendidikan modern yang adaptif dan berkualitas. (MR/Lentera)

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default