Sukses Hari Pertama SAS/PAS Ganjil, Wakamad MTs Muh. Songing: Koordinasi Panitia Jadi Kunci
Kontributor
Sinjai (Kemenag Sinjai) — Pelaksanaan ujian Semester Ganjil di Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Songing (MTs Muh. Songing) berjalan mulus tanpa hambatan pada hari pertama, Senin (24/11/2025). Wakil Kepala madrasah, Zakiyah Nur, menyebut koordinasi solid antara panitia dan guru menjadi kunci utama kesuksesan hari perdana SAS (Sumatif Akhir Semester) dan PAS (Penilaian Akhir Semester) Ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026 ini.
Zakiyah Nur, yang juga merangkap sebagai Ketua Panitia, turun langsung memimpin pemantauan di seluruh ruang kelas. Hal ini dilakukan demi memastikan semua elemen ujian berjalan sesuai prosedur, dari kesiapan pengawas, distribusi soal, hingga kedisiplinan peserta didik.
MTs Muh. Songing menerapkan skema ujian hybrid yang berbeda antar jenjang kelas, yakni peserta didik Kelas VII dan VIII menjalani SAS menggunakan alat tulis, sedangkan peserta didik Kelas IX dievaluasi melalui PAS berbasis Google Forms (digital).
“Alhamdulillah, hari pertama ujian SAS dan PAS dapat terlaksana dengan tertib dan tanpa hambatan. Koordinasi yang baik antara panitia, guru, dan peserta didik benar-benar menjadi kunci utama kelancaran ini,” ujar Zakiyah, mengapresiasi kerja tim di lapangan.
Di tempat terpisah, Kepala MTs Muh. Songing, Ilham, menyampaikan terima kasih atas kelancaran hari pertama ujian. Ia menekankan bahwa SAS dan PAS merupakan instrumen penting untuk mengevaluasi capaian pembelajaran peserta didik selama satu semester.
Ia juga berpesan agar peserta ujian menjunjung tinggi nilai kejujuran.
“Kami berharap seluruh peserta didik dapat mengikuti ujian dengan penuh tanggung jawab dan menjaga kejujuran dalam menjawab soal. Ini adalah momentum bagi mereka untuk menunjukkan integritas akademik,” tutup Ilham, berharap seluruh rangkaian ujian dapat berlangsung sukses hingga akhir.
Ujian SAS dan PAS Ganjil di MTs Muhammadiyah Songing dijadwalkan akan berlanjut sesuai dengan jadwal resmi yang telah ditetapkan oleh pihak madrasah. (Ahmad/SR)