Provinsi

Sulsel Mantapkan Posisi Sebagai Daerah Rukun, Data KUB Perlihatkan Penguatan Berkelanjutan

Foto Kontributor
Ajeng

Kontributor

Minggu, 16 November 2025
...

Makassar, (Kemenag Sulsel) -- Silaturahmi bersama Tokoh Lintas Agama di Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan pada 16 November 2025 menjadi momentum penting bagi Kanwil Kemenag Sulsel untuk memaparkan capaian kerukunan daerah. Di hadapan Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, tokoh lintas agama, dan pimpinan majelis-majelis agama, Kakanwil menyampaikan bahwa tingkat kerukunan di Sulsel terus menunjukkan tren positif dalam tiga tahun terakhir.

Perjalanan kerukunan di Sulsel menunjukkan arah yang semakin kuat. Tahun 2022 indeks kerukunan berada di angka 75,44. Setahun kemudian, nilainya meningkat menjadi 76,95, dan pada 2024 menyentuh 79,04, menjadikan Sulsel salah satu provinsi dengan capaian kerukunan tertinggi dan berada pada peringkat kesembilan nasional.

Kakanwil menegaskan bahwa pencapaian ini tidak hanya mencerminkan situasi keamanan yang kondusif, tetapi juga menunjukkan keberhasilan berbagai program kolaboratif yang melibatkan pemerintah daerah, pemuka agama, FKUB, organisasi keagamaan, hingga masyarakat.

“Tren peningkatan indeks kerukunan ini adalah bukti bahwa ekosistem harmoni di Sulawesi Selatan semakin kuat. Capaian ini merupakan hasil sinergi kolektif seluruh pemangku kepentingan dalam merawat kerukunan,” ujar H. Ali Yafid.

Sepanjang tahun 2025, FKUB Sulsel bersama Tim Kerja KUB Kanwil Kemenag Sulsel terus bergerak merawat kerukunan melalui berbagai inisiatif yang dirancang secara kolaboratif. Upaya-upaya tersebut berjalan di banyak lini, mulai dari memperkuat ruang dialog antarumat beragama, membangun kapasitas para tokoh dan komunitas, hingga memastikan setiap potensi kerawanan sosial dapat ditangani secara cepat dan terukur.

Di tengah perubahan sosial yang dinamis, kerja-kerja kerukunan tidak hanya dibangun melalui pertemuan formal, tetapi juga melalui pendekatan yang lebih inklusif dan menyentuh masyarakat di tingkat akar rumput. Pesan-pesan toleransi diperluas jangkauannya melalui berbagai kanal komunikasi, sementara generasi muda dilibatkan dalam aktivitas yang menumbuhkan pemahaman lintas budaya dan iman sejak dini.

Seluruh rangkaian usaha ini dikerjakan dengan pendekatan yang berkelanjutan, memastikan bahwa kerukunan tidak hanya hadir sebagai slogan, tetapi sebagai praktik hidup sehari-hari masyarakat Sulawesi Selatan. Melalui konsistensi dan sinergi antarpemangku kepentingan, ekosistem harmoni yang menjadi fondasi penting bagi meningkatnya Indeks Kerukunan Umat Beragama di Sulsel berhasil diperkuat

Efektivitas pembinaan kerukunan tersebut turut mendapat pengakuan nasional. FKUB Provinsi Sulsel dan FKUB Kota Makassar berhasil masuk 3 besar nominasi Harmony Award 2025, menunjukkan bahwa kolaborasi lintas iman di Sulsel berjalan secara terstruktur dan berdampak nyata.

Menteri Agama RI memberikan apresiasi atas capaian tersebut, seraya menekankan bahwa tradisi harmoni masyarakat Bugis-Makassar merupakan salah satu modal sosial terbesar yang dimiliki Sulawesi Selatan.

“Sulawesi Selatan memiliki modal sosial yang kuat. Masyarakatnya terbiasa hidup setara di tengah perbedaan, dan itu menjadi kekuatan kerukunan yang luar biasa,” ujar Menag.

Pada kesempatan yang sama, Ketua FKUB Provinsi Sulsel, Prof. Dr. Muammar Bakry, Lc, MA menegaskan bahwa kerukunan harus terus dirawat melalui persaudaraan lintas iman. Ia menekankan bahwa seluruh manusia berasal dari satu rahim kemanusiaan.

“Kita semua berasal dari satu rahim yang sama. Karena itu, persaudaraan dan dialog harus selalu kita jaga sebagai kebutuhan bersama,” ungkapnya.

Agenda silaturahmi ini meneguhkan komitmen Kanwil Kemenag Sulsel untuk terus memperkuat moderasi beragama, memperluas dialog lintas iman, dan menjaga keberlanjutan ekosistem harmoni di seluruh kabupaten/kota.

“Kami berkomitmen menjaga tren positif ini dan menjadikan Sulawesi Selatan sebagai contoh praktik kerukunan yang dapat ditiru secara nasional,” tutup Kakanwil.

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default