131 ASN Kemenag Kota Makassar Terima Satyalancana Karya Satya Pada Upacara HAB Ke-80
Kontributor
Makassar (Kemenag
Makassar) — Kantor Kementerian Agama Kota Makassar kembali menorehkan capaian
membanggakan pada Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian
Agama Republik Indonesia Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, dengan 131 aparatur
Kemenag Kota Makassar menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya Tahun 2026.
Upacara berlangsung di
Lapangan Indoor MAN 2 Kota Makassar, Jalan A.P. Pettarani, Sabtu (3/1/2026).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra)
Provinsi Sulawesi Selatan, Erwin Sodding, S.E., M.M., mewakili Gubernur Sulawesi
Selatan, sekaligus membacakan Amanat Menteri Agama Republik Indonesia.
Dalam amanatnya, Erwin
Sodding menegaskan bahwa tema HAB ke-80, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia
Damai dan Maju”, menempatkan kerukunan umat beragama sebagai energi kebangsaan
yang mendorong kolaborasi dan kemajuan bangsa. Ia juga menekankan pentingnya
transformasi ASN Kementerian Agama agar adaptif, profesional, dan menghadirkan
layanan keagamaan serta pendidikan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Kepala Kantor
Kementerian Agama Kota Makassar, H. Muhammad, menyampaikan apresiasi atas
penghargaan yang diterima oleh jajarannya.
“Penghargaan
Satyalancana Karya Satya ini merupakan bentuk pengakuan negara atas dedikasi
dan pengabdian ASN Kemenag Kota Makassar. Semoga menjadi motivasi untuk terus
meningkatkan integritas dan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat,”
ujarnya.
Penghargaan
Satyalancana Karya Satya Tahun 2026 diberikan kepada 131 pegawai Kemenag Kota
Makassar, dengan rincian 15 pegawai masa pengabdian 30 tahun, 57 pegawai 20
tahun, dan 59 pegawai 10 tahun.
Upacara HAB ke-80
Kemenag RI ini turut dihadiri Kakanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan H. Ali
Yafid, para pejabat administrator Kanwil Kemenag Sulsel, serta seluruh jajaran
Kementerian Agama se-Sulawesi Selatan. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan
komitmen aparatur Kemenag Kota Makassar dalam mewujudkan pelayanan keagamaan
yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.