Kepala Kemenag Tana Toraja Buka Pertemuan Revitalisasi BKM: “Masjid Harus Menjadi Pelayanan Bagi Semua Umat”
Kontributor
Makale, HUMAS Tana Toraja — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja, H. Usman Senong, resmi membuka kegiatan Pertemuan Revitalisasi Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) yang diikuti para pengurus BKM tingkat kecamatan dan pengelola masjid se-Kabupaten Tana Toraja rabu 11/12/25.
Dalam sambutannya, Usman Senong menegaskan bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pelayanan umat. Karena itu, BKM memiliki peran strategis dalam menguatkan fungsi masjid sebagai ruang pembinaan, pemberdayaan, dan pelayanan sosial.
“Masjid harus mampu menjadi tempat yang memberikan pelayanan bagi semua umat. Tidak berhenti pada keindahan atau kebersihan saja, tetapi bagaimana jamaah merasa nyaman dengan tata kelola masjid yang maksimal,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Badan Kesejahteraan Masjid didirikan sejak tahun 1964 dengan singkatan awal Bakemas, dan kemudian berubah menjadi BKM pada tahun 1970. , dan sejak awal didirikan sebagai lembaga mitra Kementerian Agama yang berfungsi untuk membina dan mengembangkan masjid agar tetap menjadi pusat kehidupan umat.
“BKM ini adalah mitra sekaligus wadah pembinaan umat. BKM tingkat kecamatan kami harapkan menjadi penyambung lidah, menyampaikan aspirasi dan kondisi masyarakat di wilayah masing-masing,” tambahnya.
Menurutnya, revitalisasi BKM sangat penting dilakukan mengingat tantangan pengelolaan masjid semakin beragam. Masjid tidak boleh hanya fokus pada aspek fisik, tetapi juga pada tata kelola, pelayanan jamaah, transparansi pengelolaan dana, dan kegiatan pembinaan keumatan yang berkelanjutan.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat peran BKM, mendorong pengurus masjid untuk lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, serta memastikan masjid tetap menjadi pusat peradaban yang aktif dan berdaya. (Imm)