Evaluasi Kinerja 2025 Kemenag Sulsel Digelar Di Bulukumba, 12 Kategori Penghargaan Diberikan
Kontributor
Bulukumba, (Kemenag Bulukumba) — Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Evaluasi Kinerja Tahun 2025 yang berlangsung pada 25–28 Januari 2026 di Pantai Panrangluhu, Kabupaten Bulukumba. Kegiatan ini diikuti oleh 502 peserta yang terdiri atas Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, Kasubag Tata Usaha, unsur sekretariat, serta para Kepala Madrasah se-Sulawesi Selatan.
Kegiatan evaluasi kinerja ini bertujuan untuk melakukan refleksi atas capaian kinerja sepanjang tahun 2025 sekaligus memberikan apresiasi dan penghargaan kepada insan dan satuan kerja Kementerian Agama di seluruh kabupaten/kota yang menunjukkan pencapaian terbaik dalam berbagai bidang.
Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada Bulukumba sebagai tuan rumah kegiatan strategis tersebut.
“Evaluasi kinerja ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan Kementerian Agama. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga sarana refleksi dan pembelajaran bagi seluruh satuan kerja,” ujarnya.
Ketua Panitia, Drs. Aminuddin, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari arahan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan.
“Sebagaimana yang diwacanakan oleh Bapak Kakanwil, kita harus mengevaluasi apa yang telah kita lakukan sebagai bahan perbaikan di masa yang akan datang,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Kemenag Sulsel memberikan penghargaan kepada satuan kerja berprestasi dalam 12 kategori, Laporan Keuangan, Nilai Kinerja Anggaran Kemenag, Nilai Kinerja Anggaran Madrasah, Kehumasan, Pengelolaan Kepegawaian, Organisasi dan Tata Laksana (Ortala), Barang Milik Negara (BMN), Perencanaan, Ekoteologi Madrasah, Zona Integritas, dan Penghargaan Kepanitiaan yang Sukses.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Ali Yafid, dalam arahannya menekankan pentingnya kerja kolektif dalam membangun kinerja organisasi.
“Keberhasilan setiap kantor adalah kerja tim, bukan kerja perorangan. Seorang pemimpin harus mampu membuat timnya merasa nyaman dan bahagia berada dalam tim tersebut,” tegasnya.
Selain itu, Kakanwil juga mengingatkan seluruh jajaran Kementerian Agama untuk terus menerapkan nilai-nilai ekoteologi dalam setiap pelaksanaan tugas, termasuk dalam pengelolaan madrasah dan lingkungan kerja.
Melalui kegiatan Evaluasi Kinerja ini, diharapkan seluruh satuan kerja Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan dapat terus meningkatkan kinerja, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan. (Vira/Basuki)